Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Berita Terkini - Diposting pada 15 August 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Diskusi antara Elon Musk dan kandidat presiden AS Donald Trump di X Spaces mengalami gangguan teknis yang menyebabkan keterlambatan 42 menit dalam wawancara online tersebut. Setelah 18 menit dari jadwal yang terlambat, Musk menyatakan di X bahwa gangguan itu disebabkan oleh serangan DDOS, yaitu jenis serangan yang menargetkan situs dan server.
Menurut laman resmi Microsoft, serangan DDOS mengganggu layanan jaringan dengan membanjiri situs dengan trafik berlebih, sehingga mengurangi fungsionalitas situs atau bahkan menyebabkan offline total. Namun, meskipun Musk mengklaim adanya serangan DDOS, sumber dalam perusahaan X mengonfirmasi kepada TheVerge bahwa tidak ada serangan DDOS yang terjadi.
Pernyataan ini menimbulkan dugaan bahwa Musk mungkin tidak jujur dan mencari alasan yang tidak relevan untuk menjelaskan gangguan wawancara. Seorang karyawan X lainnya mengatakan kepada TheVerge, "Ada 99% kemungkinan Musk berbohong mengenai serangan DDOS."
Lebih lanjut, Musk mengklaim bahwa X telah menguji sistem dengan 8 juta pendengar aktif pada Senin (12/8). Saat wawancara berlangsung, X mencatat ada 915.000 orang yang mendengarkan Space. Ketika wawancara akhirnya dimulai, Musk kembali menyebutkan alasan serangan DDOS sebagai penyebab masalah.
"Serangan besar ini menunjukkan adanya penolakan terhadap orang-orang yang hanya mendengarkan apa yang dikatakan Presiden Trump," ujar Musk.
Gangguan dalam wawancara Trump di X Space mengingatkan pada insiden serupa saat pengumuman Gubernur Florida Ron DeSantis pada tahun 2023 di X bahwa ia akan mencalonkan diri sebagai presiden, di mana juga terjadi masalah teknis. Saat itu, Musk mengaitkan masalah dengan server yang kelebihan beban.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.