Canggih Internet Starlink Bisa Langsung ke HP, Kekurangan dan Kelebihannya!

Teknologi Terkini - Diposting pada 03 June 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - SpaceX berencana meluncurkan smartphone yang dapat terhubung dengan internet berbasis satelit Starlink milik Elon Musk. Jika tidak ada kendala, produk ini akan dirilis pada musim gugur tahun ini atau September 2024. Menurut pengajuan kepada Komisi Komunikasi Federal (FCC), rencana tersebut diungkapkan. Starlink dengan kemampuan direct to cell memungkinkan akses SMS, panggilan, dan internet di mana saja, baik di darat, danau, maupun perairan pesisir, dilansir dari laman resmi Starlink, Senin (3/6/2024).

 

Layanan direct to cell milik Elon Musk ini juga akan menghubungkan perangkat IoT dengan standar LTE umum.

Dalam laman resminya disebutkan bahwa akses suara, data, dan IoT di layanan Starlink direct to cell akan dimulai pada 2025. "Kampanye peluncuran Starlink Direct to Cell segera digelar," demikian disebutkan dalam laman resmi Starlink.

 

Starlink menjelaskan bahwa layanan direct to cell dapat berfungsi dengan ponsel LTE yang sudah ada dengan mengarahkan ponsel ke langit. Pengguna tidak perlu lagi menggunakan perangkat keras atau aplikasi khusus. "Direct to Cell memungkinkan konektivitas di daerah terpencil, memberikan ketenangan bagi pelanggan yang sangat membutuhkan layanan," tambahnya.

 

Dilansir dari SignalBoosters pada Senin (3/6/2024), satelit yang dirancang untuk Starlink direct to cell berbeda dengan yang digunakan untuk konektivitas internet. Satelit generasi kedua Starlink dari SpaceX akan dilengkapi dengan antena besar yang meniru menara sel T-Mobile, tetapi dari luar angkasa. Satelit ini dilengkapi dengan silikon kustom inovatif, penerima radio yang sangat sensitif, pemancar daya tinggi, dan perangkat lunak canggih untuk memastikan satelit dapat mendeteksi dan mengirimkan sinyal kuat dari luar angkasa.

 

Satelit ini menggunakan protokol LTE/4G standar. Dibandingkan dengan 5G, sinyal LTE/4G memiliki jangkauan yang lebih luas, yang penting untuk sinyal seluler dari satelit yang berada ratusan kilometer di atas Bumi. Elon Musk mengklaim bahwa satelit akan mentransmisikan langsung ke ponsel seluler dan menghilangkan zona mati atau daerah terpencil di seluruh dunia.

 

Kelebihan dan Kekurangan Starlink Direct to Cell

Kelebihan :
1. Sederhana dan Mudah
: Untuk memanfaatkan layanan ini, hanya diperlukan berlangganan jaringan T-Mobile atau salah satu mitra Starlink direct to cell. Pengguna tidak perlu mengatur peralatan apa pun, dan perangkat akan otomatis terhubung ke satelit jika ada pandangan langsung ke langit.

 

Kekurangan
1. Kinerja Lambat Saat Jam Sibuk
: Kinerja layanan bisa lambat selama jam sibuk di daerah dengan banyak pengguna Starlink.
2. Sinyal Satelite : Gangguan jaringan bisa terjadi seperti pada layanan TV satelit, dengan hujan, salju, dan es yang dapat mengganggu sinyal.
3. Gangguan Jaringan : Jika terjadi masalah pada jaringan Starlink, banyak pelanggan akan kehilangan layanan sementara.
4. Persyaratan Pandangan Langit yang Jelas : Pandangan langit yang luas diperlukan untuk melacak satelit Starlink, dan halangan tinggi seperti pohon dan bangunan dapat mengurangi kinerja satelit.
5. Cakupan dalam Ruangan Terbatas : Sinyal seluler satelit mungkin terlalu lemah untuk menembus bahan bangunan dan kendaraan.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: bisnis.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

TAG :