Perkembangan Terbaru dalam Industri Smartphone: Apple Mengalahkan Samsung Untuk Pertama Kalinya dalam 13 Tahun

Teknologi Terkini - Diposting pada 17 January 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - Apple untuk pertama kalinya akan mengungguli Samsung di pasar ponsel pintar global  pada tahun 2023. Demikian hasil survei yang dilansir perusahaan riset IDC, dikutip  Gizchina, Rabu (17/1/2024). 

 

Hal ini menandai perubahan yang signifikan, mengingat dominasi panjang Samsung  sejak tahun 2010 (13 tahun lalu), ketika Nokia menguasai sepertiga pangsa pasar.

 

Sementara itu, Xiaomi, Oppo, dan Transsion masuk dalam 5 besar merek ponsel global dengan penjualan ponsel masing-masing sebesar 145,9 juta, 103,1 juta, dan 94,9 juta. 

 

Nabila Popal, direktur riset di IDC Worldwide Tracker,  mengaitkan kesuksesan Apple yang berkelanjutan dengan semakin populernya perangkat kelas atas, yang menguasai lebih dari 20%  pasar. 

 

“Peningkatan ini dipicu oleh eksekusi strategis  penawaran pengambilalihan agresif dan rencana pembiayaan tanpa bunga oleh raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino ini,” kata Nabila. 

 

Ia yakin keahlian Apple dalam memecahkan tantangan menempatkannya di garis depan dalam lanskap ponsel pintar global yang selalu berubah.

 

Persaingan sengit dengan ponsel Cina 
Catatan IDC, terakhir kali Samsung tidak berada di posisi teratas adalah 13 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2010. Saat itu, Apple bahkan tidak masuk dalam posisi lima besar. 

 

Di sisi lain, Nokia di peringkat pertama, Samsung di peringkat kedua, LG Electronics di peringkat ketiga, ZTE di peringkat keempat, dan Research in Motion (pembuat perangkat BlackBerry) di peringkat kelima.  

 

“Apple bukan hanya satu-satunya perusahaan di Top 3 yang menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun, namun juga menduduki posisi teratas dari tahun ke tahun untuk pertama kalinya,” kata Nabila.  

 

Meskipun IDC mencatat bahwa Apple memainkan peran penting dalam melengserkan Samsung dari posisi teratas, perusahaan juga melihat persaingan yang kuat dari produsen Android lainnya seperti Huawei, OnePlus, Honor, dan Google. . Bukan hanya Samsung yang menjadi tantangan bagi perusahaan-perusahaan ini, Canalys mencatat bahwa “kekuatan yang semakin besar” Huawei juga bisa menjadi masalah bagi pertumbuhan Apple di pasar Tiongkok. 

 

Laporan tahun lalu menunjukkan bahwa Huawei berusaha menghindari sanksi AS dan mengintegrasikan prosesor 7nm canggih dari pembuat chip Tiongkok Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) ke dalam ponsel pintar Mate 60 Pro-nya, yang mampu melampaui kecepatan jaringan 5G.

 

Penjualan Turun, Apple Turunkan Harga iPhone 15 Jadi Rp 1 Jutaan di China 
Di sisi lain, Apple menawarkan diskon khusus untuk iPhone 15 di China. Diskonnya pas banget, yakni 500 yuan atau setara Rp 1 juta. 

 

Rupanya seperti dikutip Reuters, Selasa (16/1/2024), penurunan harga iPhone 15  dilakukan seiring  ketatnya persaingan pasar smartphone di China. 

 

Jadi ini merupakan salah satu upaya Apple untuk memenangkan persaingan di tanah air. Tak hanya harga iPhone 15 series yang diturunkan. Apple yang berkantor pusat di Cupertino, AS, juga menurunkan harga beberapa model iPhone lainnya hingga 5%. 
Berita penurunan harga iPhone pertama kali terlihat di situs Apple China pada Senin lalu. 

 

Namun diskon yang ditawarkan terbatas, yakni hanya pada tanggal 18 hingga 21 Januari 2024. Penurunan harga  iPhone ini disebut juga dengan event Imlek. 

 

Penjualan iPhone 15 menurun di China 
Informasi menyebutkan, dalam beberapa bulan sejak diluncurkan, penjualan seri iPhone 15  dinilai paling buruk dibandingkan model iPhone sebelumnya. Apalagi pesaing lokal Apple  seperti Huawei dan Xiaomi kini menawarkan model smartphone canggih dengan harga bersaing. 

 

Beberapa sumber juga menyebutkan bahwa beberapa perusahaan dan kementerian China telah melarang karyawannya menggunakan perangkat Apple. Hal ini tampaknya merupakan respons terhadap kebijakan AS yang melarang pejabat menggunakan aplikasi China karena dianggap berbahaya. 

 

Sebagai informasi, penjualan iPhone di China turun 30% pada minggu pertama tahun 2024 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Analis di Jefferies mengatakan penjualan iPhone di China akan turun 3% sepanjang tahun 2023.

 

Apple tidak menurunkan harga iPhone tahun lalu 

Penurunan harga iPhone terjadi setelah Apple mengejutkan pasar dengan tidak menaikkan harga  seri iPhone 15 yang diluncurkan September tahun lalu. 

Beberapa platform belanja online di China, termasuk Pinduoduo, telah menurunkan harga iPhone 15 dan iPhone 15 Pro hingga 16% sejak awal tahun. 

 

Nicole Peng, wakil presiden senior perusahaan riset pasar Canalys, mengatakan penurunan harga iPhone 15 seri Apple bukanlah hal yang mengejutkan. Selain itu, Apple berada di bawah tekanan untuk meningkatkan penjualan secara global, terutama di Tiongkok.

Sumber: liputan6.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

TAG :