Starlink Bisa Geser Provider Internet RI? Simak Dampaknya di Amerika

Teknologi Terkini - Diposting pada 08 June 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - Kehadiran Starlink di Indonesia memunculkan berbagai isu, termasuk potensi menggantikan layanan operator seluler. Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), Sarwoto Atmosutarno, menjelaskan bahwa Starlink akan saling melengkapi dengan operator seluler, baik dari segi kapasitas maupun kuantitas layanan.

 

"Starlink akan menjadi pelengkap bagi telko darat, terutama di daerah perkotaan. Di daerah terpencil yang jarang penduduk, Starlink akan bersaing dalam hal harga dan kecepatan layanan," ujar Sarwoto kepada CNBC Indonesia, Jumat (7/6/2024).

Sarwoto juga menegaskan bahwa Starlink tidak akan mendominasi pasar telekomunikasi. Saat ini, hanya Selandia Baru yang mencatatkan pengguna layanan berbasis satelit tertinggi di antara negara lain.

 

"Dari data yang ada, Starlink hanya menguasai 0,8% segmen pasar, dengan Selandia Baru sebagai yang tertinggi," ungkapnya.

Data yang diperoleh CNBC Indonesia menunjukkan bahwa jumlah pengguna Starlink di Selandia Baru sekitar 40 ribu, atau hanya 0,8% dari total pengguna internet di negara itu yang mencapai 5 juta.

 

Di Amerika Serikat, negara asal Starlink, hanya 0,39% pengguna internet yang menggunakan layanan ini, dengan perkiraan jumlah pengguna sekitar 1,2 juta selama 4 tahun beroperasi. Meski angka ini adalah yang tertinggi di dunia untuk pengguna Starlink, jumlahnya masih kecil dibandingkan total pengguna internet di AS yang mencapai 300 juta.

 

Selain AS, Kanada memiliki jumlah pengguna Starlink tertinggi kedua, yaitu 200 ribu atau 0,54% dari total pengguna internet di negara tersebut.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.