Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Crypto News - Diposting pada 11 February 2025 Waktu baca 5 menit
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa minat investor terhadap aset kripto tetap positif meskipun pasar global sedang mengalami dinamika.
Kepala Departemen Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Dino Milano Siregar, mengungkapkan bahwa sepanjang Januari 2025, transaksi kripto di Indonesia tercatat mencapai Rp 44,6 triliun.
Dino menjelaskan bahwa beberapa aset kripto dengan volume perdagangan tertinggi di Indonesia antara lain USDT, Bitcoin, XRP Coin, Solana, dan Ethereum, yang mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 24,5 triliun. "Ini sekitar 56 persen dari total transaksi pada periode Januari 2025 yang mencapai Rp 44,6 triliun," ujarnya dalam acara Tokocrypto Indonesia Crypto Outlook 2025, yang dilansir pada Sabtu (8/2/2025). dikutip dari liputan6.com pada (11/02).
Selain itu, jumlah koin yang dapat diperdagangkan di Indonesia mencapai 1.936 coin, dengan total investor sebanyak 22,9 juta. Pemahaman mengenai kripto masih dianggap relatif rendah di Indonesia. Menurut Dino, hal ini menjadi dorongan bagi OJK untuk terus melakukan edukasi dan literasi kepada masyarakat mengenai investasi dan transaksi kripto.
"Berdasarkan survei, hanya 31,8 persen responden yang memahami prinsip dasar kripto. Jika dilihat lebih mendalam, jumlah yang memahami lebih lanjut atau yang telah melakukan investasi kripto masih tergolong kecil. Ini menjadi perhatian kami untuk meningkatkan edukasi dan literasi," jelas Dino.
Dalam kesempatan tersebut, Dino juga menyatakan komitmen OJK untuk terus mengawal perkembangan perdagangan Aset Keuangan Digital serta memperkuat stabilitas sektor keuangan dan perlindungan konsumen.
"OJK berkomitmen untuk memperkuat ekosistem kripto setelah transisi ini melalui kolaborasi yang mendorong inovasi berkelanjutan, regulasi yang adaptif, serta peningkatan literasi dan perlindungan bagi investor, guna menciptakan lingkungan investasi yang lebih aman dan transparan," tutup Dino.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.