Airlangga: Pangkas Biaya Logistik untuk Buka Peluang Pertumbuhan 7%

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 06 November 2026 Waktu baca 5 menit

Ilustrasi AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemangkasan biaya logistik sebagai salah satu cara membuka ruang pertumbuhan ekonomi hingga 7–7,5%. Bisnis.com melaporkan pada 5 November bahwa ia membandingkan rasio ICOR Indonesia sekitar 6% dengan kawasan ekonomi khusus di bawah 4%. Perbandingan itu menjadi ilustrasi efisiensi investasi, bukan capaian yang sudah terwujud.

Pada kuartal III 2026, PMTB menyumbang 30,81% terhadap PDB dan memberi kontribusi 1,91 poin terhadap pertumbuhan. Besarnya porsi investasi menyoroti pentingnya produktivitas modal dan infrastruktur, tetapi tidak berarti setiap investasi menghasilkan pertumbuhan dengan kualitas sama.

Logistik memengaruhi waktu pengiriman, ongkos persediaan, dan daya saing. Target pertumbuhan lebih tinggi memerlukan efisiensi nyata, kepastian aturan, dan investasi produktif. Angka 7–7,5% merupakan pandangan optimistis pejabat dengan syarat penurunan biaya, bukan proyeksi independen atau jaminan.

Sumber: Bisnis.com, 5 November 2026. Target dan perbandingan ICOR diatribusikan kepada Airlangga.

Sumber: https://ekonomi.bisnis.com/read/20261105/9/2018878/airlangga-pede-pertumbuhan-ekonomi-tembus-75-jika-biaya-logistik-dipangkas

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.