Bussiness | Economy
Indonesian Goods Face 10% U.S. Forced-Labor Tariff as Jakarta Continues Talks
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Posted on 30 May 2023 Reading time 5 minutes
Setelah memangkas 1.000 karyawan First Republic Bank, JPMorgan Bank melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 500 karyawan pada Jumat (26/5/2025).
Pemutusan hubungan kerja di JPMorgan terjadi di seluruh divisi perusahaan, dengan fokus utama pada divisi teknologi operasi.
Menurut laporan CNN, seorang juru bicara JPMorgan menyatakan bahwa perusahaan secara rutin meninjau kebutuhan bisnis dan pelanggan.
Di sisi lain, JPMorgan diketahui sedang mencari tenaga kerja di bidang lain.
Bank AS ini memiliki lebih dari 13.000 posisi pekerjaan yang kosong dan mempekerjakan hampir 300.000 orang.
Kabar pemutusan hubungan kerja di JPMorgan datang hanya sehari setelah perusahaan melakukan pemangkasan terhadap sekitar 1.000 karyawan First Republic Bank setelah akuisisi.
JPMorgan baru saja mengakuisisi sebagian besar First Republic awal bulan ini setelah bank regional berbasis di San Francisco, Amerika Serikat, disita oleh pemerintah.
Seperti yang dilaporkan sebelumnya, bank tersebut mengalami kebangkrutan dan disita oleh pemerintah, yang juga menandai kegagalan bank terbesar kedua dalam sejarah Amerika Serikat.
Perusahaan telah menawarkan pekerjaan transisi atau penuh waktu kepada sekitar 85 persen mantan karyawan First Republic Bank.
Namun, sekitar 15 persen atau sekitar 1.000 karyawan First Republic tidak menerima tawaran pekerjaan tersebut.
JPMorgan menyatakan bahwa kesepakatan perusahaan pada 1 Mei dengan Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) untuk membeli sebagian besar First Republic tidak mencakup seluruh karyawan perusahaan.
Sumber : kompas.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital
|
DISCLAIMER Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi. |
What do you think about this topic? Tell us what you think. Don't forget to follow Digivestasi's Instagram, TikTok, Youtube accounts to keep you updated with the latest information about economics, finance, digital technology and digital asset investment.
DISCLAIMER
All information contained on our website is summarized from reliable sources and published in good faith and for the purpose of providing general information only. Any action taken by readers on information from this site is their own responsibility.