Trump Apresiasi Langkah Uni Eropa Percepat Negosiasi Tarif, Ada Harapan Baru?

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 29 May 2025 Waktu baca 5 menit

https://www.aa.com.tr/id/dunia/trump-puji-keputusan-uni-eropa-percepat-perundingan-perdagangan-bilateral/3581210

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan rasa senangnya atas keputusan Uni Eropa yang mempercepat proses negosiasi perdagangan, hanya beberapa hari setelah ia mengancam akan menerapkan tarif sebesar 50% jika kesepakatan tidak tercapai.

 

Dalam unggahan di media sosial yang dikutip pada Rabu (28/5/2025), Trump menyebut bahwa ia telah menerima kabar bahwa Uni Eropa sedang berupaya menetapkan jadwal pertemuan dalam waktu dekat. Ia menilai langkah ini sebagai perkembangan yang menggembirakan dan berharap Eropa, seperti halnya tekanan yang ia berikan pada China, akan bersedia membuka pasarnya bagi produk-produk dari Amerika Serikat.

 

Sebelumnya, Trump menyatakan niatnya untuk mengenakan tarif 50% atas barang-barang dari Uni Eropa, namun kemudian memperpanjang tenggat waktu pemberlakuan tarif tersebut hingga 9 Juli. Hal ini terjadi setelah ia melakukan pembicaraan via telepon dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, di mana kedua pihak sepakat untuk mempercepat proses perundingan.

 

“Saya merasa sangat puas dengan keputusan untuk menetapkan Tarif 50% terhadap Uni Eropa, terutama karena mereka sangat lamban (untuk dikatakan dengan sopan) dalam proses negosiasi dengan kami,” tulis Trump dalam unggahannya yang dikutip oleh Bloomberg.

 

Trump selama ini dikenal jarang memberikan pujian terhadap Uni Eropa, dan bahkan kerap melontarkan kritik terhadap blok tersebut yang ia anggap sebagai entitas yang dibentuk untuk “merugikan” Amerika Serikat. Padahal, Uni Eropa sendiri awalnya dibentuk setelah Perang Dunia II untuk menjaga perdamaian dan kestabilan di kawasan Eropa.

 

Dalam langkah strategis terbarunya, Uni Eropa akan memusatkan upaya perundingan pada sektor-sektor yang paling rentan terkena dampak dari ancaman tarif Trump, seperti sektor logam, otomotif, farmasi, semikonduktor, dan industri penerbangan sipil.

 

Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi perdagangan yang bertujuan untuk mengurangi hambatan tarif maupun hambatan non-tarif. Proposal terbaru dari Uni Eropa sebelumnya mencakup rencana untuk menurunkan tarif secara timbal balik dan membentuk kerja sama menghadapi tantangan global. Namun, tawaran ini ditolak oleh pihak Washington, yang kemudian mendorong Trump untuk meningkatkan tekanannya dengan ancaman tarif yang lebih tinggi.

 

Negara-negara anggota Uni Eropa telah mendapatkan informasi mengenai perkembangan terbaru ini sejak awal pekan, menyusul pertemuan antara Komisioner Perdagangan Uni Eropa, Maros Sefcovic, dengan Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, dan Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer.

Sumber: bisnis.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.