Saham News
JCI Opens 0.66% Higher at 6,381 as ANTM, MEDC, and WIFI Shares Rally
/index.php
Edukasi - Posted on 22 February 2022 Reading time 5 minutes
Gas fee merupakan biaya yang timbul saat pengguna melakukan transaksi atau membuat kontrak baru dalam blockchain. Seperti layaknya sebuah kendaraan yang memerlukan bahan bakar agar dapat berjalan, demikian pula blockchain yang memerlukan bahan bakar berupa biaya agar transaksi dapat terlaksana. Besar kecil gas fee amat bergantung dari pilihan pengguna, semakin cepat transaksi yang diinginkan maka semakin mahal pula gas fee yang harus mereka bayarkan demikian pula sebaliknya.
Gas merujuk pada unit yang mengukur jumlah upaya komputasional yang diperlukan untuk menjalankan operasi tertentu di suatu blockchain. Karena tiap transaksi memerlukan sumber daya komputasional untuk dijalankan maka tiap transaksi membutuhkan biaya agar berhasil dalam menjalankan transaksi.
Ilustrasi Gas Fee
Biaya gas dibayarkan dalam mata uang asli dari tiap blockchain, blockchain Ethereum menggunakan ether (ETH), Binance Smart Chain menggunakan Binance Coin (BNB) dan lainnya. Harga gas dinyatakan dalam satuan GWEI yang berarti ‘Giga-Wei’ dengan nilai penyetaraan yang berbeda-beda di tiap blockchain. Pada blockchain ethereum setiap gwei setara dengan 0,000000001 ETH dan pada blockchain Binance Smart Chain setiap gwei setara dengan 0,000000001 BNB.
Kata “Wei” dibelakang giga mengacu pada seseorang yang bernama Wei Dai, seorang insinyur komputer lulusan Universitas Washington Amerika Serikat yang dikenal karena kontribusinya pada kriptografi dan mata uang kripto. Dia mengembangkan perpustakaan kriptografi, menciptakan sistem cryptocurrency b-money dan bersama-sama mengusulkan algoritma otentikasi pesan VMAC.
Sumber : thinkers50.com/biographies/dai-wei/
Manfaat Gas Fee
Gas fee membantu menjaga keamanan blockchain karena dengan melakukan pembayaran biaya untuk setiap komputasi yang dijalankan dalam blockchain, dapat mencegah entitas jahat untuk membuat spam dalam blockchain. Untuk mencegah perulangan tak terbatas yang agresif atau tak disengaja, atau pemborosan dalam kode komputasional lainnya, setiap transaksi diharuskan untuk menentukan batasan seberapa banyak langkah eksekusi kode komputasional yang bisa digunakan. Unit dasar dari komputasi tersebut adalah "gas".
Sumber :
https://news.tokocrypto.com/2021/10/27/alasan-gas-fee-mahal-dan-cara-kerjanya/
https://ethereum.org/id/developers/docs/gas/
What do you think about this topic? Tell us what you think. Don't forget to follow Digivestasi's Instagram, TikTok, Youtube accounts to keep you updated with the latest information about economics, finance, digital technology and digital asset investment.
DISCLAIMER
All information contained on our website is summarized from reliable sources and published in good faith and for the purpose of providing general information only. Any action taken by readers on information from this site is their own responsibility.