Crypto News
Bitcoin Surges Past Rp1.17 Billion-What Is Driving the Rally?
/index.php
Edukasi - Posted on 19 August 2022 Reading time 5 minutes
Aplikasi dompet kripto Phantom yang berbasis di Solana baru-baru ini memperkenalkan fitur Burn Token yang memungkinkan pengguna untuk menghapus nonfungible token (NFT) spam yang dikirim oleh scammers.
Menurut sebuah posting blog yang diterbitkan oleh tim Phantom pada hari Kamis (18/08), fitur tersebut dapat diakses melalui tab Burn Token di aplikasi dompet Phantom :
“Kami masih berada di masa Wild West di Web3. Saat ekosistem kripto tumbuh, begitu juga sejumlah aktor jahat yang mencari cara untuk mencuri dana pengguna. Pertumbuhan pesat dalam popularitas NFT telah menyebabkan metode serangan yang semakin umum untuk scammers (Spam NFT).”
Phantom menyatakan bahwa kejahatan ini terjadi di Solana karena biaya transaksinya yang rendah. Spam NFT umumnya menginstruksikan penerima untuk mengklik link agar mendapatkan NFT gratis. Namun, jika mereka mengikuti semua prosesnya, dana mereka akan terkuras dari dompet mereka.
“Penipuan ini menjadi semakin canggih. Misalnya, setelah alamat kontrak dan domain diidentifikasi sebagai berbahaya, scammers dapat mengubah metadata NFT untuk menghindari pemblokiran. Ini bisa terasa seperti permainan whack-a-mole yang tak ada habisnya, ” tulis posting blog itu.
Kolaborasi untuk Meningkatkan Peringatan Phishing
Langkah Phantom adalah bagian dari upaya memerangi NFT spam dan aktor jahat. Tim tersebut menyatakan bahwa mereka juga memerangi scammers dengan sistem peringatan phishing, yang memperingatkan pengguna tentang “setiap transaksi berbahaya yang dapat membahayakan aset atau izin mereka” setelah mereka mengklik tautan yang mencurigakan.
“Saat kami memperkenalkan NFT Burning hari ini, kami tidak berhenti di situ. Pengguna dapat menantikan deteksi spam yang lebih otomatis di masa mendatang. Menggunakan penyedia seperti SimpleHash dan pelaporan internal kami sendiri, kami akan dapat mengukur apakah NFT kemungkinan merupakan spam.”
Menurut perusahaan, Phantom berfungsi sebagai salah satu penyedia dompet paling terkemuka untuk NFT berbasis Solana dan keuangan terdesentralisasi (DeFi), dengan lebih dari 2 juta pengguna aktif bulanan.
Pada awal Agustus 2022, perusahaan aplikasi dompet kripto Slope mengalami eksploitasi keamanan yang mengakibatkan sekitar $8 juta dana terkuras dari blockchain Solana.
Terlepas dari kenyataan bahwa masalah tersebut berasal dari Slope, kepala komunikasi Solana, Austin Fedora, menemukan dalam analisis post-mortem bahwa 60% dari korban eksploitasi tersebut juga merupakan pengguna Phantom.
Referensi :
https://crypto.news/solana-wallet-introduces-burn-nfts-to-protect-investors-from-scams/
What do you think about this topic? Tell us what you think. Don't forget to follow Digivestasi's Instagram, TikTok, Youtube accounts to keep you updated with the latest information about economics, finance, digital technology and digital asset investment.
DISCLAIMER
All information contained on our website is summarized from reliable sources and published in good faith and for the purpose of providing general information only. Any action taken by readers on information from this site is their own responsibility.