Saham News
JCI Opens 0.66% Higher at 6,381 as ANTM, MEDC, and WIFI Shares Rally
/index.php
Edukasi - Posted on 14 February 2022 Reading time 5 minutes
Binance Chain (BC) dan Binance Smart Chain (BSC) adalah dua jaringan blockchain yang berbeda. Selain perbedaan dalam protokol konsensus yang digunakan, terdapat pula beberapa fitur yang membedakannya.
Binance Chain (BC)
Binance Chain adalah proyek blockchain yang prakarsai oleh Binance pada April 2019. Ini memungkinkan siapa saja untuk membuat, menggunakan dan memperdagangkan aset digital di blockchain. Token asli dalam jaringan Binance Chain adalah BNB.
Binance Chain memberikan peluang perdagangan terdesentralisasi dan Binance DEX adalah DApps pertama yang memanfaatkan. Binance DEX adalah sebuah platform desentralisasi exchange yang dibuat dan dikembangkan di atas Binance Chain. Ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pertukaran aset kripto secara langsung satu sama lain tanpa memerlukan kehadiran pihak ketiga dengan biaya transaksi yang juga jauh lebih sedikit.
Apa Saja yang dapat dilakukan Pada Binance Chain (BC)
Binance Smart Chain (BSC)
Binance Smart Chain (BSC) adalah blockchain independen yang berjalan secara paralel dengan Binance Chain (BC). Binance Smart Chain menghadirkan kemampuan program yang kompatibel dengan EVM (Ethereum Virtual Machine) dan komunikasi lintas rantai internal dengan Binance Chain.
EVM-Compatible (Ethereum Virtual Machine) memungkinkan BSC untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi berbasis jaringan Ethereum. Ini juga mendukung semua fitur Ethereum yang ada dan mampu melakukan transaksi dengan lebih cepat dan biaya transaksi yang lebih murah.
Binance Smart Chain bukanlah versi terbaru atau pengembangan dari Binance Chain, juga bukan platform lapis dua pada Binance Chain. Ini adalah blockchain yang sepenuhnya terpisah dan berdiri sendiri yang dapat berlanjut bahkan jika Binance Chain offline, tetapi kedua blockchain tersebut dirancang untuk bekerja secara paralel.
Binance Smart Chain juga dikenal memiliki arsitektur Dual-chain. Ini memungkinkan penggunanya untuk membangun aplikasi terdesentralisasi dan aset digital di satu blockchain dan memanfaatkannya untuk bertransaksi di sisi lain (Binance Chain).
Apa Saja yang dapat dilakukan Pada Binance Smart Chain (BSC)
Binance Smart Chain Explorer (BscScan) memungkinkan Anda untuk menjelajahi BSC dan mencari transaksi, alamat, token, harga, dan aktivitas lainnya di rantai pintar Binance.
Binance Smart Chain juga memungkinkan komunikasi lintas rantai dengan Binance Chain menggunakan Proof of Staked Authority (PoSA). Seperti Binance Chain, BNB adalah mata uang asli untuk Binance Smart Chain. Oleh karena itu, biaya Transaksi dibayar di BNB.
BSC menggunakan sistem 21 validator melalui PoSA. Seperangkat validator terbatas menghasilkan blok yang akan dipilih masuk dan keluar berdasarkan tata kelola berbasis staking. Validator memungkinkan bergiliran membuat blok dengan cara PoA.
Standar token untuk BSC adalah BEP-20 yang kompatibel dengan BEP-2 dan ERC-20. Ini memperluas ERC-20 dan berisi lebih banyak interaksi langsung.
Perbedaan Binance Chain (BC) dan Binance Smart Chain (BSC)
|
|
Binance Chain |
Binance Smart Chain |
|
Goal / Tujuan / Target |
Kecepatan transaksi (Decentralized) |
Mendukung smart contract berbasis aplikasi |
|
Konsensus |
DPoS |
PoSA |
|
Jumlah validator |
11 |
Up to 21 |
|
Standard token |
BEP- 2 |
BEP-20 |
|
Kepatan transaksi di jaringan blockchain |
<1s |
~5s |
Related Post :
https://coincodecap.com/binance-chain-vs-binance-smart-chain
https://coincodecap.com/bep2-bep20
What do you think about this topic? Tell us what you think. Don't forget to follow Digivestasi's Instagram, TikTok, Youtube accounts to keep you updated with the latest information about economics, finance, digital technology and digital asset investment.
DISCLAIMER
All information contained on our website is summarized from reliable sources and published in good faith and for the purpose of providing general information only. Any action taken by readers on information from this site is their own responsibility.