Saham News
JCI Opens 0.66% Higher at 6,381 as ANTM, MEDC, and WIFI Shares Rally
/index.php
Edukasi - Posted on 31 January 2022 Reading time 5 minutes
Bank Sentral Rusia telah mengusulkan larangan total terhadap crypto baru-baru ini, namun, telah terjadi perubahan terhadap rencana pelarangan tersebut. Pemerintah Rusia kini telah memprakarsai pembentukan roadmap yang akan bertanggung jawab untuk memperkenalkan pembatasan pada cryptocurrency.
Roadmap ini akan memfasilitasi adopsi dengan pembatasan cryptocurrency yang memadai yang akan membantu menjaga ketidakstabilan keuangan. Roadmap tersebut disetujui oleh Pemerintah Rusia dan akan dipresentasikan kepada publik pada akhir tahun ini. Keputusan untuk memperkenalkan roadmap ini bertentangan dengan seruan Bank of Russia untuk melarang cryptocurrency.
Anggota kelompok kerja yang berasal dari kementerian keuangan, digital bahkan dalam negeri bersama dengan Bank Sentral, FSB, dan security service department. Wakil Perdana Menteri, Dmitry Chernyshenko telah menyetujui roadmap untuk cryptocurrency.
Apa yang ingin diberikan oleh roadmap ini adalah kerangka peraturan di mana pasar cryptocurrency akan beroperasi. Tidak ada larangan cryptocurrency tetapi sebaliknya bermaksud untuk fokus pada pencegahan terjadinya pelanggaran saat ini yang disaksikan pada industri ini, bersama dengan mengawasi fungsi berbagai platform crypto.
Bank Sentral, melalui roadmap ini, mempercayai bahwa telah memiliki kerangka peraturan pembatasan cryptocurrency. Perubahan sikap ini terjadi setelah Putin bersikeras untuk mencapai konsensus mengenai masalah ini.
Dia bahkan setuju dan mengakui bahwa meskipun cryptocurrency membawa sejumlah risiko tertentu yang sebagian besar berasal dari sifat asetnya yang sering bergejolak, namun Rusia memiliki keunggulan kompetitif bagi negara dalam hal penambangan cryptocurrency.
Karena Rusia memiliki keuntungan dalam menyediakan listrik murah, Rusia terus menjadi negara terbesar ketiga untuk penambangan kripto.
“Bank sentral tidak menghalangi kemajuan teknis kami dan melakukan upaya yang diperlukan untuk memperkenalkan teknologi terbaru di bidang kegiatan ini,” tegas Putin.
Badan pengawas menyarankan memiliki fitur Know Your Customer (KYC) dan juga peraturan Anti-Pencucian Uang untuk berbagai platform cryptocurrency.
Salah satu fitur paling penting dari kerangka peraturan adalah bahwa broker cryptocurrency akan dilakukan melalui semua organisasi perbankan Rusia saja. Untuk menerapkan perubahan ini, Bank Sentral mungkin menghentikan pertukaran crypto asing lainnya.
Rencana kerja yang diberikan menyatakan bahwa pada 22 Mei, pemerintah Rusia akan memeriksa sistem kontrol kepatuhan. Tahap khusus ini akan melibatkan perbaikan atribut dan fungsionalitas sistem kontrol kepatuhan. Untuk kemudian pada akhir November, (FATF) Financial Action Task Finance untuk pencucian uang akan memperkenalkan sistem regulasi.
Related Post :
https://bitcoinist.com/russia-will-not-ban-crypto-heres-why/
What do you think about this topic? Tell us what you think. Don't forget to follow Digivestasi's Instagram, TikTok, Youtube accounts to keep you updated with the latest information about economics, finance, digital technology and digital asset investment.
DISCLAIMER
All information contained on our website is summarized from reliable sources and published in good faith and for the purpose of providing general information only. Any action taken by readers on information from this site is their own responsibility.