Coinbase Memperkenalkan DApps Seluler Web3 Serta Browser DeFi

Teknologi Terkini - Posted on 19 May 2022 Reading time 5 minutes

Pertukaran crypto terbesar di Amerika, Coinbase, telah meluncurkan fungsionalitas aplikasi Web3 termasuk hot wallet dan browser untuk sejumlah pengguna aplikasi selulernya yang terbatas.

 

Aplikasi ini akan memungkinkan pengguna tertentu untuk mengakses aplikasi terdesentralisasi (DApps) di jaringan Ethereum seperti Uniswap dan OpenSea.

 

 

Pengumuman 17 Mei 2022 oleh direktur manajemen produk Coinbase Rishi Dean mengatakan pengguna yang memenuhi syarat akan dapat memulai perdagangan di pasar NFT, melakukan pertukaran pada pertukaran terdesentralisasi (DEX) dan berinteraksi dengan protokol pinjaman keuangan terdesentralisasi (DeFi) untuk meminjam dan meminjamkan dana.

 

Selain mobile browser yang menyediakan akses ke DApps, ada hot wallet yang bisa digunakan pelanggan untuk menukarkan dana. Tidak seperti aplikasi hot wallet terdesentralisasi seperti MetaMask, Coinbase akan memiliki pengaturan co-custodial. Ini berarti bahwa kunci pribadi untuk wallet akan disimpan oleh perusahaan dan dapat disimpan secara pribadi oleh pengguna.

 

Fungsi dompet dan DApp dioperasikan dengan teknologi komputasi multi-partai (MPC), yang mengamankan privasi pengirim dan penerima sekaligus memastikan keakuratan transaksi.

 

Dean menyatakan bahwa berbagi hak penyimpanan kunci adalah fitur keamanan yang dirancang untuk melindungi pengguna dari masalah terkait perangkat. Dia menulis, “Ini berarti jika Anda kehilangan akses ke perangkat Anda, kunci dompet DApps Anda masih aman dan Coinbase dapat membantu pemulihan melalui dukungan langsung kami.”

 

 

Fungsi wallet Coinbase yang diperluas menjanjikan bagi pengembang Web3 yang mungkin merasa sulit untuk mengajak pengguna baru untuk menunjukan pekerjaan mereka. Pertukaran ini menawarkan sekitar 90 juta pengguna terdaftar, menurut Statista.

 

Ini adalah peluncuran produk utama kedua bulan ini setelah meluncurkan pasar Coinbase NFT yang telah telah lama ditunggu-tunggu pada 4 Mei 2022 lalu.

 

Laporan pendapatan Q1 Coinbase menunjukkan bahwa bursa sedang berjuang selama pasar turun dengan memposting kerugian bersih pertamanya sejak go public tahun lalu. Pendapatan turun 27% menjadi $1,1 miliar dari $1,6 miliar tahun-ke-tahun sejak Q1 2021, sementara pengguna bulanan turun dari 11,4 juta pada Q4 2021, menjadi 9,2 juta.



 

Referensi :

https://cointelegraph.com/news/coinbase-unveils-web3-mobile-dapp-and-defi-wallet-and-browser

What do you think about this topic? Tell us what you think. Don't forget to follow Digivestasi's Instagram, TikTok, Youtube accounts to keep you updated with the latest information about economics, finance, digital technology and digital asset investment.

 

DISCLAIMER

All information contained on our website is summarized from reliable sources and published in good faith and for the purpose of providing general information only. Any action taken by readers on information from this site is their own responsibility.