Bussiness | Economy
Indonesian Goods Face 10% U.S. Forced-Labor Tariff as Jakarta Continues Talks
/index.php
Teknologi Terkini - Posted on 16 December 2022 Reading time 5 minutes
Nvidia, salah satu perusahaan AI dan grafis terbesar di dunia, memprediksi tahun 2023 akan menjadi tahun di mana banyak perusahaan otomotif mulai mengintegrasikan operasinya dengan metaverse. Hal ini juga akan menandai dimulainya era yang digerakkan oleh metaverse dalam industri otomotif.
Sebagai bagian dari konsep baru ini, perusahaan otomotif akan mulai memasukkan teknologi metaverse dan menerapkannya dalam operasi industri dan ritel mereka.
Perusahaan percaya ada cara berbeda di mana integrasi ini akan dilakukan yakni dengan penerapan alat metaverse yang akan memungkinkan perusahaan memantau seluruh proses produksi kendaraan mereka, sehingga memungkinkan mereka mengusulkan perbaikan. Ini dimungkinkan berkat dimasukkannya "digital twins" di pabrik tempat mobil-mobil ini dibuat.
Proses desain juga akan mendapat manfaat dari integrasi tersebut, memungkinkan desainer untuk berkolaborasi dalam ruang virtual dengan representasi realistis dari karya yang diarahkan untuk produksi.
Ada perusahaan yang sudah mengadopsi teknik semacam ini. Misalnya Renault, yang mempresentasikan metaverse industrinya pada bulan November, bertujuan untuk menghemat $330 juta dengan penerapannya.
Pendekatan Ritel
Namun, tidak hanya proses industri yang akan menjadi bagian dari evolusi ini, tetapi ritel juga akan mendapat manfaat dari pergeseran ini. Nvidia percaya bahwa hubungan antara pelanggan dan produk akan ditingkatkan dengan menggunakan teknologi metaverse.
Perusahaan menyatakan:
Pelanggan juga dapat memanfaatkan pengalaman produk yang ditingkatkan. Konfigurator mobil real-time, simulasi kendaraan 3D, demonstrasi dalam augmented reality, dan uji coba virtual semuanya membantu menghadirkan kendaraan ke pelanggan.
Dalam hal ini, ada juga merek otomotif yang terlibat dalam membawa produknya ke metaverse untuk menjangkau khalayak yang lebih luas untuk produknya. Fiat, merek otomotif yang merupakan bagian dari grup Stellantis, meluncurkan toko metaverse pertamanya pada 3 Desember 2022, yang memungkinkan pelanggan potensial melakukan tur virtual ke salah satu mobilnya. Di ruang pamer metaverse, pengguna bahkan memiliki kesempatan untuk melakukan test drive di kursus virtual.
Ford, pabrikan otomotif lain, mengajukan 19 merek dagang berbeda untuk mempersiapkan kemungkinan dorongan metaverse pada 2 September 2022.
Sumber:
https://news.bitcoin.com/nvidia-projects-automotive-industry-to-include-metaverse-tech-in-its-operations-in-2023/
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital
|
DISCLAIMER Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi. |
Source: https://news.bitcoin.com/nvidia-projects-automotive-industry-to-include-metaverse-tech-in-its-operations-in-2023/
What do you think about this topic? Tell us what you think. Don't forget to follow Digivestasi's Instagram, TikTok, Youtube accounts to keep you updated with the latest information about economics, finance, digital technology and digital asset investment.
DISCLAIMER
All information contained on our website is summarized from reliable sources and published in good faith and for the purpose of providing general information only. Any action taken by readers on information from this site is their own responsibility.