Peluang Indonesia sebagai Hub Cryptocurrency dengan Peringkat Investor Terbesar Ketujuh di Dunia

Crypto News - Diposting pada 06 April 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - Menurut catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri cryptocurrency di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan. Hal ini merupakan hasil kerja keras seluruh pelaku kekuatan di industri cryptocurrency dalam mengembangkan ekosistem cryptocurrency Indonesia. Hasan Fawzi, CEO Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Otoritas Pengawas Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, mengatakan jumlah total investor cryptocurrency di Indonesia akan mencapai 19,18 juta pada Februari 2024.


Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah investor terbesar ketujuh di dunia. Total transaksi mata uang virtual di Indonesia  juga mencapai 33,69 triliun rupiah pada Februari 2024, dan total kumulatifnya pada tahun 2024 mencapai 55,26 triliun rupiah. Menanggapi hal tersebut, CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan  hal ini menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap aset kripto. Indodax tetap berkomitmen untuk memberikan edukasi dan layanan terbaik kepada investor kripto di Indonesia.


 Oscar juga menyampaikan bahwa Indonesia berpotensi menjadi cryptocurrency hub karena Indonesia mempunyai landasan yang cukup kuat bagi perkembangan industri cryptocurrency Indonesia. “Crypto hubs” mengacu pada negara-negara yang memiliki aktivitas dan perkembangan signifikan dalam industri cryptocurrency dan memiliki pengaruh signifikan di seluruh dunia.


Indonesia dinilai  memiliki pangsa pasar yang potensial untuk memimpin industri kripto. Saat ini, 69% penduduk Indonesia berusia antara 15 dan 64 tahun. Indonesia juga diperkirakan akan mengalami peningkatan bonus demografi pada tahun 2045, dengan 80% penduduk Indonesia saat ini belum memiliki rekening bank atau underbanked, menurut catatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).


“Ini adalah peluang dan peluang yang harus dimanfaatkan dengan melakukan edukasi mengenai investasi kripto,” kata Oscar dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 4 April 2024.


Lebih lanjut, Oscar mengatakan masyarakat Indonesia umumnya cenderung memiliki  FOMO (fear of missing out) dan takut mencoba hal baru. Karakteristik FOMO ini dapat memberikan dorongan lebih lanjut bagi industri kripto untuk menarik masyarakat Indonesia mencoba aset kripto. "Apalagi pola perilaku masyarakat yang dinamis dan cenderung berani mengikuti perkembangan teknologi.

 

Dengan dukungan edukasi  dan layanan yang tepat, kita bisa memanfaatkan potensi yang sangat besar ini dan menjadi regional cryptocurrency hub yang bisa memperkuat posisi Indonesia," tuturnya.

 

Didukung sepenuhnya oleh peraturan 

Tak hanya itu, menurut Oscar,  regulasi  industri kripto di Indonesia dan kematangan ekosistem juga menjadi prasyarat bagi industri kripto  untuk terus berkembang di Indonesia. 


"Pentingnya regulasi dan ekosistem yang matang dalam industri cryptocurrency tidak dapat diabaikan. Regulasi yang jelas dan rinci memberikan kepastian hukum kepada pelaku industri dan investor. Kita dapat menciptakan lingkungan yang stabil dan berkelanjutan di mana kita dapat beroperasi dengan andal," jelasnya.


Menurut Oscar Darmawan, keberadaan bursa berjangka mata uang virtual, kliring dan penitipan, serta regulasi yang matang menunjukkan komitmen kuat Indonesia  dalam mengembangkan regulasi sejalan dengan perkembangan industri mata uang virtual. Hal ini akan memberikan kepercayaan lebih kepada para pemangku kepentingan dalam berinvestasi dan mengembangkan  bisnis mereka di industri cryptocurrency.


Lebih lanjut, Oscar juga menekankan pentingnya kerja sama pemerintah-swasta dalam memperkuat ekosistem cryptocurrency Indonesia. 


"IndoDax percaya bahwa kolaborasi publik-swasta adalah kunci keberhasilan pengembangan industri kripto di Indonesia. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendorong pertumbuhan dan inovasi dalam industri ini," kata Oscar.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: medcom.id

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.