Saham News
Saham Bank Tertekan Aksi Jual Asing-Saatnya Waspada atau Justru Peluang?
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 22 July 2025 Waktu baca 5 menit
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat bahwa pendapatan negara dari sektor hulu migas nasional hingga paruh pertama tahun 2025 mencapai US$ 5,88 miliar, atau setara dengan Rp 95,91 triliun berdasarkan asumsi kurs Rp 16.312 per dolar.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyampaikan bahwa angka tersebut setara dengan 45,1% dari total target pendapatan negara tahun ini yang dipatok sebesar US$ 13,03 miliar. Ia juga memperkirakan bahwa pendapatan negara hingga akhir tahun 2025 kemungkinan akan mencapai US$ 10,83 miliar, atau sekitar 83,1% dari target tahunan tersebut.
“Pendapatan negara pada Juni 2024 sebesar US$ 7,63 miliar, target 2025 sebesar US$ 13,03 miliar, dan realisasi sampai Juni 2025 baru US$ 5,88 miliar atau 45,1 persen. Proyeksi hingga akhir tahun diperkirakan sebesar US$ 10,83 miliar atau 83,1 persen,” ujar Djoko dalam Konferensi Pers Kinerja Hulu Migas Semester I Tahun 2025, dikutip pada Selasa (22/7/2025).
Djoko mengakui bahwa pencapaian pendapatan hingga bulan Juni memang belum menyentuh angka setengah dari target tahunan. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh harga minyak yang ditetapkan dalam APBN sebesar US$ 82 per barel, namun realisasi rata-rata harga sepanjang semester pertama hanya berada di bawah US$ 70 per barel.
“Ini karena harga minyak di APBN ditetapkan US$ 82 per barel, sedangkan realisasinya rata-rata hanya sekitar US$ 69. Akibatnya, meskipun volume produksi sesuai target, pendapatan tetap lebih rendah karena harga yang rendah,” jelasnya.
Di sisi lain, realisasi investasi di sektor hulu migas hingga Juni 2025 mencapai US$ 7,19 miliar. Jumlah ini baru mencakup 43,6% dari target investasi yang tercantum dalam APBN, yaitu sebesar US$ 16,5 miliar.
“Kami harap outlook-nya bisa sesuai target 2025, atau bahkan lebih tinggi—mungkin bisa mencapai US$ 16,9 miliar—asal tidak ada keterlambatan dalam proyek-proyek kami,” tambahnya.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.