Bisnis | Ekonomi
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.488 Triliun! Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 02 January 2025 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Kamis (2/1/2025) pagi, naik 29,36 poin atau 0,41 persen ke level 7.109,26. Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, turut mengalami kenaikan sebesar 3,52 poin atau 0,43 persen, mencapai posisi 830,17.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan bahwa IHSG memiliki peluang untuk membentuk dua skenario pergerakan. Pada skenario hitam, IHSG diperkirakan tengah membentuk bagian dari wave C dalam wave (2), sehingga masih rentan terhadap koreksi dengan target rentang 6.835-6.922.
"Sementara itu, pada skenario merah, IHSG berada dalam tahap awal pembentukan wave 1, sehingga berpotensi menguat untuk menguji level 7.217-7.394, dengan catatan IHSG mampu bertahan di atas 6.931," kata Herditya.
Ia juga menambahkan bahwa IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran level support di 6.951 dan 6.843, serta level resistance di 7.118 dan 7.263 selama perdagangan pekan ini.
Sementara itu, riset dari CGS International Sekuritas Indonesia mengungkapkan bahwa IHSG diprediksi bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat. IHSG diproyeksikan berada pada level support 7.024 dan 6.951, serta level resistance di 7.139 dan 7.215.
Sumber: liputan6.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.