Saham News
JCI Opens 0.66% Higher at 6,381 as ANTM, MEDC, and WIFI Shares Rally
/index.php
Edukasi - Posted on 13 April 2022 Reading time 5 minutes
United Parcel Service (UPS) adalah sebuah perusahaan pengantaran paket dan manajemen rantai pasok multinasional asal Amerika baru-baru ini telah mengajukan aplikasi merek dagang yang terkait dengan dunia Metaverse ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO).
Aplikasi merek dagang dimaksud adalah untuk menyediakan paket virtual, label pengiriman, pakaian, seragam, hiasan kepala, dan kendaraan dalam lingkungan virtual di dunia metaverse.
Image by @JoshGerben
www.u.today/delivery-giant-ups-delves-into-metaverse
Menurut pengacara merek dagang Josh Gerben, penawaran Metaverse UPS akan menjadi bagian dari pengalaman bermain game yang melibatkan pengiriman paket. Gerben mencontohkan kepada aktivasi merek virtual pada platform game online Roblox, menunjukkan bahwa UPS akan menjadi yang berikutnya.
Sebagaimana diketahui bahwa platform game online Roblox menghubungkan pengembang dengan mitra merek untuk membuat aktivasi merek Metaverse. Merek juga dapat berinteraksi langsung dengan pengembang tanpa perantara. Roblox mengumumkan rencana untuk membangun Metaverse pada November 2021 lalu.
Kembali pada Februari 2018 yang lalu, UPS juga telah mengajukan pola untuk layanan loker penukaran barang dengan sistem point-of-sale (POS) untuk menerima berbagai jenis pembayaran, termasuk Bitcoin selain itu pada November 2017, ia bergabung dengan Blockchain di Trucking Alliance (BiTA) bersama Coyote Logistics untuk meningkatkan tingkat transparansi dan memangkas biaya di antara operator, pengirim, dan konsumen.
Dunia korporat akhir-akhir ini berlomba-lombat memasuki ‘gerbong’ kereta hype dunia Metaverse. Daftar perusahaan besar lainnya yang telah mengajukan aplikasi Metaverse selama sebulan terakhir termasuk raksasa barang konsumen Inggris Unilever dan raksasa energi Amerika Chevron.
Pekan lalu, perusahaan produksi mainan Denmark Lego dan konglomerat teknologi Jepang Sony juga telah melakukan investasi besar-besaran senilai $2 miliar di Epic Games, pembuat game hit Fortnite, untuk menciptakan Metaverse yang ramah anak.
Sementara itu, bintang bola basket Amerika LeBron James juga mengajukan lima merek dagang ke USPTO, yang menunjukkan bahwa ia bermaksud menawarkan token, pakaian, dan layanan konsultasi yang tidak dapat dipertukarkan yang berjalan dalam lingkup non-fungible token (NFT).
Referensi :
https://u.today/delivery-giant-ups-delves-into-metaverse
What do you think about this topic? Tell us what you think. Don't forget to follow Digivestasi's Instagram, TikTok, Youtube accounts to keep you updated with the latest information about economics, finance, digital technology and digital asset investment.
DISCLAIMER
All information contained on our website is summarized from reliable sources and published in good faith and for the purpose of providing general information only. Any action taken by readers on information from this site is their own responsibility.