Edukasi
Fear & Greed Index Global Tertekan Geopolitik: Sinyal Ketakutan atau Peluang di Pasar?
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 04 April 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Microsoft dan OpenAI dilaporkan merencanakan proyek pusat data bersama senilai $100 miliar, atau sekitar $1,585 triliun (US$1 = Rs. 15.852), menurut laporan di The Information.
Senin (1 April 2024), proyek tersebut ditargetkan mencapai puncaknya pada tahun 2028 dengan peluncuran superkomputer yang ditenagai kecerdasan buatan atau AI yang disebut Stargate AI.
Rencana ambisius ini muncul di tengah meningkatnya kebutuhan akan pusat data AI yang dapat menangani tugas-tugas yang semakin kompleks. Munculnya teknologi AI generatif merupakan pendorong utama permintaan ini.
Orang-orang yang akrab dengan diskusi tersebut percaya bahwa Microsoft akan menanggung sebagian besar beban keuangan proyek tersebut. Anggaran proyek ini diperkirakan 100 kali lebih lama dibandingkan operasional pusat data saat ini. Superkomputer ini akan berlokasi di Amerika Serikat dan akan menjadi inti dari upaya multi-fase selama enam tahun.
Proyek ini kabarnya akan dibagi menjadi lima fase, dengan Stargate sebagai fase terakhir. Microsoft saat ini sedang mengembangkan superkomputer kecil untuk OpenAI, yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026. Pengadaan chip AI yang diperlukan untuk tahap proyek selanjutnya diperkirakan akan memakan biaya yang besar. CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan chip tersebut bisa berharga antara $30.000 dan $40.000. Microsoft menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kemampuan AI dengan mengembangkan chip komputer kustomnya sendiri.
Proyek pusat data baru dirancang untuk memanfaatkan chip dari berbagai pemasok, kata laporan itu. Pengeluaran untuk proyek ini diperkirakan melebihi $115 miliar, jauh melebihi belanja modal infrastruktur Microsoft tahun lalu, The Information melaporkan.
Bulan lalu, CEO OpenAI Sam Altman juga berbagi wawasan tentang model GPT-5 yang akan datang pada KTT Pemerintah Dunia di Dubai, dan mengatakan bahwa model tersebut akan mengungguli pendahulunya dalam segala hal. Model berikutnya diharapkan mewakili lompatan signifikan dalam kemampuan AI, yang berpotensi mendekati kecerdasan manusia.
Tes awal menunjukkan bahwa ia dapat menguraikan bahasa kuno. GPT-5 menggabungkan fitur-fitur seperti pembuatan gambar melalui DALL-E dan pembuatan video melalui Sora, dan untuk sementara dijadwalkan dirilis pada tahun 2024.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: detik.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.