Edukasi
Fear & Greed Index Global Tertekan Geopolitik: Sinyal Ketakutan atau Peluang di Pasar?
/index.php
Crypto News - Diposting pada 06 April 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Ada berbagai jenis trader di pasar Forex, masing-masing dengan metode tradingnya sendiri. Namun, semua pedagang dapat dibagi menjadi dua kelompok. Pertama: Trader yang lebih menyukai trading manual. Berikutnya adalah trader yang memilih trading otomatis dan menggunakan robot trading.
Pada artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail cara memanfaatkan robot trading dan penasihat ahli secara maksimal. Robot perdagangan adalah sistem perdagangan otomatis yang secara mandiri mengelola aliran dana pedagang berdasarkan algoritma tertentu. Program dan skrip perdagangan otomatis tidak dibatasi oleh kelemahan manusia pada umumnya. Robot tidak perlu makan, tidur, atau menikmati waktu bersama orang yang dicintainya.
Robot trading juga dapat menganalisis situasi sepanjang hari selama jam buka pasar, memilih waktu terbaik untuk berdagang, mengelola saldo akun, dan memantau eksekusi order. Faktanya, penggunaan robot trading Forex sangat menyederhanakan dan mengotomatiskan aktivitas trader.
Sejarah robot Trading
Generasi ke-1, Prototipe robot perdagangan modern muncul pada akhir tahun 1960an dan awal tahun 1970an. Sistem semi-otomatis ini didasarkan pada strategi mengikuti tren jangka panjang di mana pergerakan harga yang liar bertindak sebagai sinyal. Harga pasar memberi tahu pedagang bahwa pasar sedang berubah, dan pedagang sendiri yang memutuskan apa yang harus dilakukan dalam situasi ini.
Generasi ke-2, Pada awal tahun 1970-an, beberapa robot baru berdasarkan algoritma statistik muncul. Robot pertama adalah "Momentum" yang menggunakan berbagai indikator untuk memantau pasar oversold. Robot lainnya adalah "sistem pembalikan" yang mendeteksi penyimpangan dari nilai rata-rata aset yang diperdagangkan selama periode waktu tertentu dan menghitung titik di mana kemungkinan harga kembali ke nilai rata-rata lebih besar dari 50%.
Robot perdagangan generasi ketiga mengandalkan kumpulan data daripada data harga dan waktu digital. Robot generasi ini mendeteksi pola apa yang muncul di pasar dan memberi sinyal perubahan pola, bukan perubahan tren. Algoritma berkembang seiring kemajuan masyarakat dalam teknologi. Oleh karena itu, seiring dengan meningkatnya kecepatan koneksi internet, muncullah robot frekuensi tinggi (robot HFT) yang dapat melakukan ribuan transaksi per detik.
Dengan munculnya teknologi kecerdasan buatan (AI), tidak perlu lagi menulis kode yang rumit karena AI telah mengambil alih fungsi ini. Teknologi pembelajaran mesin (ML) membantu menciptakan algoritma perdagangan dengan mengamati perilaku pedagang.
Bagaimana memilih robot Trading
Efisiensi sebenarnya dari robot perdagangan sangat bergantung pada algoritma yang mengendalikannya. Ada algoritma tertentu yang cenderung menghasilkan keuntungan besar dalam jangka waktu yang lama. Karena mekanisme pasar tertentu, algoritma mulai menghasilkan kerugian. Oleh karena itu, untuk menghasilkan uang di Forex, Anda tidak hanya perlu menginstal dan menjalankan program, namun juga memahami relevansi metode kerjanya.
Saat memilih robot, sangat penting untuk mempertimbangkan informasi dan parameter penting yang secara langsung memengaruhi profitabilitas perdagangan otomatis. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih robot trading.
1. Frekuensi perdagangan. Misalkan broker mengenakan biaya untuk membuka dan menutup posisi. Dalam hal ini, jumlah operasi yang dilakukan robot menjadi sangat penting, karena semakin banyak order yang Anda buka, semakin tinggi pula biaya yang harus Anda bayarkan. Misalnya, broker Octa tidak mengenakan biaya apa pun untuk masuk atau keluar posisi.
Karena Octa hanya memperhitungkan spread, robot trading dapat membuka order sebanyak yang diterimanya tanpa masalah komisi.
2. Rasio risiko-imbalan. Robot forex seharusnya mendatangkan keuntungan, tapi apa maksud dari konsep ini? Apa arti keuntungan bagi Anda? Lagi pula, beberapa orang senang mendapatkan $50 hingga $70 seminggu, sementara yang lain menginginkan $100 setiap hari. Semakin besar ekspektasinya, semakin besar pula risikonya.
Beberapa robot dirancang untuk berdagang dengan strategi konservatif yang melibatkan risiko rendah namun tidak menjanjikan keuntungan besar. Robot lain lebih cocok untuk perdagangan aktif, di mana Anda mengharapkan keuntungan besar dan tidak keberatan dengan penurunan saldo yang besar.
3. Syarat dan Ketentuan. Tidak ada robot perdagangan yang dapat melakukan perdagangan dengan efisiensi yang sama di semua kondisi pasar. Beberapa robot dirancang untuk berdagang berdasarkan tren, sementara robot lainnya hanya memberikan hasil yang baik saat berdagang dalam fase datar. Jenis robot forex biasanya bisa Anda ketahui berdasarkan deskripsinya. Jika Anda tidak yakin apakah lebih baik memperdagangkan tren atau terobosan saluran, berhati-hatilah dengan pasangan mata uang yang ingin Anda perdagangkan. Beberapa pasangan cenderung membentuk tren yang jelas dan relatif stabil, sementara pasangan lainnya cenderung bergerak dalam saluran sideways.
4. Keberlanjutan. Semua sistem perdagangan valas otomatis harus diuji terlebih dahulu. Untuk memahami kestabilan kinerja Expert Advisor, tidak perlu menggunakan Expert Advisor secara langsung di akun trading real. Anda dapat mengujinya di akun demo. Misalnya, ketentuan perdagangan Octa sama persis untuk akun riil dan demo, memungkinkan Anda menguji robot Anda dalam kondisi yang sedekat mungkin dengan kondisi pasar sebenarnya.
Mengapa kita membutuhkan robot trading? Tentu saja untuk menghasilkan uang. Robot tidak pernah lelah dan dapat melakukan perdagangan 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Robot Perdagangan sekarang tersedia untuk dibeli atau diunduh secara gratis. Yang terpenting adalah mengevaluasi dengan cermat robot yang ingin Anda beli.
Bagi pemula, robot trading dapat menjadi guru dalam manipulasi mata uang, dan bagi trader profesional, robot dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menerapkan strategi trading yang diinginkan.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.