Utah Jadi Negara Bagian AS Pertama dengan Cadangan Bitcoin! Langkah Bersejarah?

Crypto News - Diposting pada 11 February 2025 Waktu baca 5 menit

Utah Bersiap Jadi Negara Bagian Pertama di AS yang Menyimpan Bitcoin sebagai Cadangan Keuangan

Utah semakin mendekati tonggak sejarah sebagai negara bagian pertama di Amerika Serikat yang secara resmi menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari cadangan keuangannya. Rancangan Undang-Undang (RUU) Strategic Bitcoin Reserve (HB230) telah mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) negara bagian dan kini menunggu hasil pemungutan suara di Senat.

 

RUU ini memberi wewenang kepada Bendahara Negara Utah untuk mengalokasikan hingga 5% dari dana publik tertentu ke dalam aset digital yang memenuhi syarat, termasuk Bitcoin, aset kripto berkapitalisasi besar, dan stablecoin. Jika berhasil mendapatkan persetujuan Senat dan ditandatangani oleh Gubernur, Utah akan mencetak sejarah sebagai negara bagian AS pertama yang secara resmi memiliki cadangan Bitcoin.

 

Dalam sebuah pernyataan, Dennis Porter, CEO Satoshi Action Fund, mengonfirmasi bahwa HB230 telah lolos dari DPR Utah dan kini siap memasuki tahap akhir di Senat. Porter menegaskan bahwa Utah dapat menjadi pelopor dalam adopsi Bitcoin sebagai aset strategis tingkat pemerintahan.

 

RUU ini pertama kali diusulkan oleh Jordan Teuscher, anggota DPR negara bagian, pada 21 Januari 2024. Kemudian, pada 28 Januari, Komite Pengembangan Ekonomi DPR Utah menyetujui rancangan tersebut dengan suara 8-1, menandakan dukungan kuat terhadap pemanfaatan aset digital dalam kebijakan keuangan negara bagian.

 

Namun, Utah bukan satu-satunya negara bagian yang mempertimbangkan langkah ini. Arizona juga tengah mengajukan Strategic Bitcoin Reserve Act (SB1025), yang telah disetujui oleh Senat Komite Keuangan dan kini menunggu pemungutan suara di DPR negara bagian. Sementara itu, New Mexico baru saja mengusulkan RUU serupa pada 4 Februari, yang masih berada dalam tahap awal pembahasan.

 

Di sisi lain, tidak semua negara bagian menerima gagasan ini. Pada 31 Januari, North Dakota menolak proposal serupa yang mengizinkan investasi pemerintah dalam aset digital dan logam mulia. Dengan 57 suara menolak dan hanya 32 suara mendukung, RUU tersebut gagal melewati tahap DPR negara bagian.

 

Menurut data dari Bitcoin Reserve Monitor, sejauh ini 14 negara bagian di AS telah memperkenalkan berbagai RUU yang memungkinkan pemerintah lokal untuk membeli dan menyimpan aset kripto. Meskipun masih dalam tahap awal, tren ini menunjukkan minat yang semakin besar terhadap Bitcoin sebagai aset strategis di tingkat pemerintahan.

 

Langkah Utah untuk menyimpan Bitcoin sebagai cadangan keuangan bukan hanya tentang diversifikasi aset, tetapi juga merupakan bagian dari strategi menghadapi inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Para pendukung kebijakan ini berpendapat bahwa Bitcoin dapat berfungsi sebagai lindung nilai terhadap pelemahan daya beli dolar AS, serta sebagai aset yang lebih tahan terhadap kebijakan moneter yang tidak stabil.

 

Namun, masih ada tantangan besar yang harus dihadapi. HB230 harus mendapatkan mayoritas suara di Senat sebelum dapat diimplementasikan. Jika disetujui, keputusan akhir berada di tangan Gubernur, yang memiliki kewenangan untuk menandatangani atau memveto rancangan undang-undang ini.

 

Jika Utah benar-benar menjadi negara bagian pertama yang menyimpan Bitcoin dalam cadangan publiknya, langkah ini berpotensi membuka jalan bagi lebih banyak negara bagian untuk mengadopsi kebijakan serupa. Dengan semakin banyaknya yurisdiksi yang mempertimbangkan Bitcoin sebagai bagian dari kebijakan keuangan mereka, Amerika Serikat mungkin akan menyaksikan perubahan besar dalam cara pemerintah menangani aset digital di masa depan.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: news.nanovest.io

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.