Berita Terkini
Timur Tengah Memanas! NATO Bereaksi atas Rencana Blokade Hormuz oleh AS-Apa Dampaknya ke Dunia?
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 08 March 2023 Waktu baca 5 menit
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengajak investor untuk menanamkan modal di sektor ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Hal ini diumumkan melalui siaran pers pada Selasa (7/3/2023). Menurut Airlangga, Indonesia telah mendukung kebijakan transisi energi berkelanjutan melalui BALI COMPACT dan komitmen mendukung pemulihan bagi negara rentan melalui alokasi Special Drawing Right (SDR) oleh IMF. Ada beberapa skema kerja sama ekonomi bilateral yang telah dilakukan, salah satunya adalah Just Energy Transition Partnership (JETP) dengan investasi senilai USD20 miliar untuk membantu transisi energi di Indonesia.
Airlangga Hartarto mengatakan, “Kesemuanya ini untuk mendorong peluang bisnis dalam pengembangan green and blue economy.” Ia menambahkan bahwa pemerintah Indonesia telah menyiapkan kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga konsumsi masyarakat dan iklim investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Fundamental ekonomi Indonesia tetap solid meskipun ada potensi resesi berdasarkan survei Bloomberg hanya di angka 2%.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 mencapai 5,31% (yoy) yang merupakan level tertinggi sejak 2013. Ekspor tumbuh dengan persentase dua digit dan begitu pula dengan konsumsi dan investasi yang mengalami kenaikan yang signifikan. Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pemerintah masih menjalankan kebijakan extra effort tahun ini, guna menekan laju inflasi kembali ke rentang target sasaran ±3%. Realisasi inflasi pada 2022 tercatat sebesar 5,51%.
Dalam ajakannya, Airlangga Hartarto mengharapkan investor dapat berinvestasi dalam sektor yang berpotensi untuk memperkuat ekonomi Indonesia secara berkelanjutan, seperti bidang energi terbarukan dan pengembangan ekonomi hijau dan biru. Melalui BALI COMPACT, Indonesia berkomitmen untuk mempercepat peralihan dari energi fosil ke energi terbarukan, serta meningkatkan akses dan pemerataan energi untuk seluruh masyarakat. Skema kerja sama ekonomi bilateral yang telah dilakukan bertujuan untuk mendorong peluang bisnis dalam pengembangan ekonomi hijau dan biru.
Sumber: www.idxchannel.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital
|
DISCLAIMER Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi. |
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.