Berita Terkini
Timur Tengah Memanas! NATO Bereaksi atas Rencana Blokade Hormuz oleh AS-Apa Dampaknya ke Dunia?
/index.php
Saham News - Diposting pada 14 April 2026 Waktu baca 5 menit
Sejumlah analis menilai bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (14/4/2026), berpotensi melanjutkan penguatan, sekaligus memberikan rekomendasi saham unggulan. Pada penutupan perdagangan Senin (13/4/2026), IHSG tercatat menguat, didorong oleh kenaikan saham-saham milik Prajogo Pangestu seperti PTRO, BRPT, dan CUAN.
Mengacu pada data RTI Infokom per pukul 16.00 WIB, IHSG berada di level 7.500,18 atau naik sebesar 0,56%. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak dalam kisaran 7.351 hingga 7.527. Tercatat sebanyak 397 saham menguat, 264 saham melemah, dan 156 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar berada di posisi Rp13.364 triliun.
Saham PT Petrosea Tbk. (PTRO) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp1,3 triliun dan ditutup menguat 11,63% ke level Rp6.000. Selain itu, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) juga mencatatkan aktivitas tinggi dengan nilai transaksi Rp1 triliun dan ditutup naik 14,36% ke level Rp2.190 per saham.
Tim analis MNC Sekuritas memproyeksikan bahwa posisi IHSG saat ini berada dalam fase wave [iv] dari wave A pada label hitam atau bagian dari wave B dari wave (2) pada label merah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan dan menguji level 7.592 hingga 7.856, dengan catatan perlu mencermati potensi koreksi minor di kisaran 7.390 hingga 7.443.
IHSG diperkirakan akan bergerak dengan level support di 7.274 dan 7.184, serta resistance di 7.585 dan 7.700.
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA). Sementara itu, strategi trading buy disarankan untuk saham PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG).
Sebagai catatan, informasi ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor, dan pihak penyedia informasi tidak bertanggung jawab atas hasil investasi yang diperoleh.
Sumber: bisnis.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.