Edukasi
Fear & Greed Index Global Tertekan Geopolitik: Sinyal Ketakutan atau Peluang di Pasar?
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 14 June 2025 Waktu baca 5 menit
Sebuah pesawat Air India Boeing 787-8 Dreamliner dengan nomor penerbangan AI 171 mengalami kecelakaan fatal hanya beberapa saat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, Ahmedabad, dalam perjalanan menuju London Gatwick.
Insiden tragis ini terjadi sekitar 30 detik hingga satu menit setelah tinggal landas, tepat pada pukul 13:38 WIB, ketika pesawat kehilangan ketinggian secara drastis dan menghantam sebuah bangunan asrama mahasiswa di kawasan Meghani Nagar, menimbulkan kobaran api besar dan kepulan asap tebal di kawasan padat penduduk.
Pesawat tersebut mengangkut 242 orang—terdiri dari 230 penumpang dan 12 awak. Sebanyak 241 orang dinyatakan tewas, termasuk sebagian besar penumpang dan awak pesawat, serta sejumlah korban di darat. Berdasarkan laporan awal, sedikitnya 28 orang di darat meninggal dunia, sementara 60 lainnya mengalami luka-luka, sebagian besar merupakan penghuni asrama B.J. Medical College yang terkena dampak langsung dari benturan dan ledakan yang terjadi.
Dalam tragedi ini, muncul satu kisah selamat yang luar biasa: Vishwash Kumar Ramesh, seorang warga negara Inggris yang duduk di kursi 11A, dekat pintu darurat, menjadi satu-satunya penumpang yang berhasil selamat. Ia kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat dan dalam kondisi stabil.
Sejumlah saksi mata menggambarkan suasana mencekam saat pesawat jatuh—suara ledakan besar terdengar dari kejauhan, diikuti api yang membumbung tinggi dan asap pekat yang menyelimuti langit kota. Warga sekitar tampak panik dan berhamburan menjauh dari lokasi kejadian.
Pemerintah India telah memulai penyelidikan resmi melalui Aircraft Accident Investigation Bureau (AAIB). Proses investigasi turut melibatkan dukungan teknis dari sejumlah lembaga internasional, antara lain Federal Aviation Administration (FAA) dan National Transportation Safety Board (NTSB) dari Amerika Serikat, serta Air Accidents Investigation Branch (AAIB) dari Inggris. Pihak Boeing sebagai produsen pesawat, dan GE Aerospace sebagai pemasok mesin, juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses investigasi.
Kecelakaan ini menjadi salah satu insiden penerbangan terburuk dalam sejarah modern India dan menimbulkan keprihatinan global terhadap keselamatan penerbangan komersial. Pihak berwenang kini tengah menelusuri penyebab pasti jatuhnya pesawat, termasuk kemungkinan kegagalan teknis maupun faktor manusia.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.