Tarif Impor Trump Bikin Rupiah Tertekan dan Ekspor Terganggu!

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 11 February 2025 Waktu baca 5 menit

Di awal masa pemerintahannya, Presiden Donald Trump memberlakukan tarif impor 25 persen untuk produk perdagangan dari Kanada dan Meksiko, sementara untuk produk dari Tiongkok dikenakan tarif sebesar 10 persen.

 

Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani, kebijakan tarif perdagangan yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat tersebut diperkirakan akan semakin menekan nilai tukar rupiah.

 

Dengan melemahnya rupiah dan terganggunya neraca perdagangan, inflasi dalam negeri diprediksi akan semakin meningkat. Ditambah dengan kondisi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu produksi pertanian, harga pangan di Indonesia juga diperkirakan akan mengalami lonjakan.

 

Selain itu, faktor lain yang turut memberi sentimen negatif terhadap kurs rupiah adalah proyeksi hasil rilis data inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), yang diperkirakan akan menunjukkan angka inflasi yang masih rendah.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.