4 Nasihat Warren Buffett yang Bedakan Orang Sukses dengan Pemimpi

Edukasi - Diposting pada 20 August 2025 Waktu baca 5 menit

Warren Buffet mengumumkan Greg Abel akan menjadi penggantinya sebagai CEO di Berkshire Hathaway.(AFP/JOHANNES EISELE).

Warren Buffett dikenal luas sebagai salah satu investor paling sukses sepanjang sejarah dan sering masuk jajaran orang terkaya di dunia. Setiap kali ia memberikan wejangan, publik selalu memberikan perhatian besar.

 

Dilansir dari inc.com, sosok yang dijuluki "Oracle of Omaha" pernah menyatakan bahwa bentuk investasi terbaik yang dapat dilakukan siapa pun bukanlah pada saham maupun obligasi. Ia menegaskan bahwa aset paling berharga untuk ditanamkan adalah diri sendiri.

 

Buffett bahkan menekankan bahwa seseorang tidak akan pernah berlebihan jika menginvestasikan waktunya untuk mengembangkan diri. Baginya, hal tersebut merupakan dasar utama untuk mencapai kesuksesan baik dalam kehidupan pribadi maupun perjalanan karier.

 

Dalam sebuah wawancara dengan Good Morning America, Buffett menjelaskan bahwa cara terbaik untuk benar-benar menjadi pelaku, bukan hanya sekadar bermimpi, adalah dengan berinvestasi pada diri sendiri. Menurutnya, apa pun yang bisa meningkatkan kemampuan pribadi akan selalu memberi manfaat yang tak ternilai.

 

Salah satu bentuk nyata dari investasi tersebut adalah melalui pengembangan profesional, pendidikan, peningkatan keterampilan kerja, hingga kepemimpinan. Namun, Buffett juga menegaskan bahwa hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari yang sering luput dari perhatian tidak kalah penting.

 

Buffett memberikan beberapa saran utama terkait investasi pada diri sendiri, antara lain:

1. Menjaga Kesehatan dan Kesejahteraan

Di tengah situasi pandemi, resesi, hingga inflasi, ia menilai bahwa menjaga kesehatan serta merawat diri adalah titik awal yang sangat penting. Baik pemimpin, pekerja, maupun masyarakat secara umum harus berada pada kondisi prima agar dapat menjalani rutinitas dengan baik.

 

Kesehatan mental dapat diperkuat dengan aktivitas seperti membaca buku, menulis jurnal, bermeditasi, atau menghabiskan waktu dengan keluarga. Sementara itu, kesehatan fisik bisa dijaga melalui olahraga teratur, mengurangi konsumsi gula, serta tidur cukup setiap malam.

 

Selain itu, Buffett menyoroti pula pentingnya menjaga kesehatan spiritual. Hal ini dapat diwujudkan dengan berdoa, melatih kesabaran, menuliskan rasa syukur, serta memperbanyak kebaikan kepada orang lain.

 

2. Memberi Asupan pada Pikiran

Selanjutnya, Buffett menegaskan perlunya terus memberi nutrisi pada pikiran dengan belajar secara konsisten. Ia sendiri dikenal sebagai sosok yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membaca dan merenung.

 

Charlie Munger, Wakil Ketua Berkshire Hathaway, pernah menyampaikan bahwa Buffett terus berkembang sebagai investor karena tidak pernah berhenti belajar. Tanpa kebiasaan itu, jejak sukses Buffett mungkin tidak akan sebesar sekarang.

 

Di era digital, proses belajar jauh lebih mudah diakses, mulai dari kursus daring gratis, podcast, hingga berdiskusi dengan mentor. Buffett sendiri berpegang pada prinsip untuk tidur sedikit lebih pintar dibanding saat ia bangun pagi.

 

Ia bahkan menyebutkan bahwa dirinya membaca sekitar 500 halaman setiap hari. Menurutnya, ilmu pengetahuan akan bertumbuh seperti bunga berbunga dalam investasi keuangan.

 

3. Melakukan Apa yang Dicintai

Poin ketiga yang ditekankan Buffett adalah pentingnya bekerja di bidang yang benar-benar dicintai. Ia menegaskan bahwa pekerjaan yang sesuai dengan passion akan membuat hidup terasa lebih bermakna.

 

Buffett mengaku sejak awal karier selalu menikmati pekerjaannya, bahkan ketika penghasilan yang diperoleh masih sangat kecil. Ia menyebut seseorang “gila” bila bertahan di pekerjaan yang tidak disukai hanya demi mempercantik CV.

 

Menurutnya, bertahan dalam pekerjaan yang tidak memberi arti sama saja membuang waktu dan energi. Hal ini juga berkaitan dengan fenomena “quiet quitting” dan “Great Reset” yang marak di dunia kerja saat ini.

 

Walaupun ada risiko dalam mengejar karier sesuai minat, Buffett meyakini hasil akhirnya akan sepadan. Jika mencintai pekerjaan, seseorang tidak akan merasa sedang bekerja, melainkan benar-benar menjalani hidup dengan senang hati.

 

4. Menjalani Hidup dengan Rasa Syukur

Sebagai penutup, Buffett menegaskan bahwa ia sangat menikmati setiap hari yang dijalani. Ia merasa beruntung bisa bekerja bersama orang-orang yang disenangi dan menyebut tidak ada pekerjaan lain yang lebih menyenangkan di dunia selain memimpin Berkshire Hathaway.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.