Berita Terkini
Timur Tengah Memanas! NATO Bereaksi atas Rencana Blokade Hormuz oleh AS-Apa Dampaknya ke Dunia?
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 15 February 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Pemerintah terus aktif memberikan berbagai insentif untuk setiap pembelian kendaraan listrik yang dilakukan warganya. Sementara kebijakan tersebut dilakukan untuk mempercepat penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB).
Abra El Talatov, direktur Pusat Pangan, Energi dan Pembangunan Berkelanjutan INDEF, mengatakan pemerintah telah menyiapkan insentif untuk menarik investor ke Indonesia. Mengingat saat ini pemerintah juga sedang menggalakkan proyek hilirisasi nikel sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik.
“Tujuannya proyek hilirisasi skala besar ini dapat menarik investor dari industri otomotif, khususnya kendaraan listrik.”
Melihat berbagai negara di dunia, Abra mengatakan setiap negara membutuhkan setidaknya 5-10% pangsa pasar kendaraan listrik untuk menarik minat investor. Sementara di Indonesia sendiri, pangsa pasar kendaraan listrik saat ini kurang dari 1%.
"Pemerintah incar ayam dan telur. Apakah akan menarik investor terlebih dahulu atau akan mempercepat penyerapan kendaraan listrik? Namun, meski pemerintah mengkaji ulang kondisi penerima subsidi, visibilitasnya masih sangat rendah," ujarnya.
Pak Abra mencontohkan, penjualan sepeda motor listrik tahun lalu hanya 11.500 unit atau 5,7% dari target 200.000 unit. Oleh karena itu, wajar jika pemerintah memberikan subsidi pada pembelian kendaraan listrik.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.