Edukasi
Dividen Saham: Memahami Yield, Cum Date, dan Risiko Memburu Tanggal
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 24 October 2026 Waktu baca 5 menit
Bank Indonesia menyebut volume transaksi pembayaran digital pada Agustus 2026 mencapai 6,11 miliar transaksi, tumbuh 40,36% dibanding setahun sebelumnya. Transaksi mobile banking tumbuh 47,08% dan QRIS 67,22% secara tahunan. Angka tersebut menggambarkan penggunaan kanal digital yang tinggi; data volume tidak otomatis menunjukkan nilai belanja setiap orang atau perubahan perilaku semua konsumen.
Pembayaran digital memudahkan transaksi sehari-hari, tetapi proses yang cepat juga dapat membuat pengeluaran kecil lebih sulit terasa. Pengguna bisa menetapkan batas belanja mingguan, mengaktifkan notifikasi transaksi, dan meninjau mutasi secara berkala agar pembayaran rutin maupun berulang tidak luput dari perhatian.
Jaga keamanan dengan memakai aplikasi resmi, mengunci perangkat, memeriksa nama penerima sebelum mengonfirmasi, dan tidak membagikan PIN atau kode OTP. Jika menemukan transaksi yang tidak dikenal, segera hubungi penyedia jasa pembayaran melalui kanal resmi. Kemudahan digital bermanfaat bila disertai kontrol anggaran dan kebiasaan keamanan yang baik.
Sumber: Bank Indonesia, rilis perkembangan ekonomi dan sistem pembayaran September 2026; data transaksi yang dikutip adalah Agustus 2026.
Sumber: https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2819326.aspx
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.