Bos INDODAX: Kripto Kini Bukan Sekadar Eksperimen, Tapi Aset Masa Depan

Crypto News - Diposting pada 19 May 2026 Waktu baca 5 menit

Menjelang perayaan Bitcoin Pizza Day pada 22 Mei 2026, INDODAX mengungkapkan bahwa jumlah penggunanya kini hampir mencapai 10 juta member. Capaian tersebut dianggap mencerminkan bagaimana industri aset kripto di Indonesia telah berkembang dari sekadar percobaan teknologi menjadi bagian dari ekosistem keuangan digital yang semakin mapan.

 

Bitcoin Pizza Day sendiri menjadi simbol bersejarah dalam perkembangan industri kripto dunia. Perayaan ini merujuk pada transaksi pembelian dua kotak pizza menggunakan 10.000 Bitcoin pada tahun 2010, yang menjadi momen pertama Bitcoin digunakan dan memiliki nilai ekonomi di dunia nyata.

 

Kini, lebih dari sepuluh tahun sejak transaksi tersebut berlangsung, industri kripto telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat secara global, termasuk di Indonesia.

 

CEO INDODAX, William Sutanto, mengatakan bahwa peningkatan jumlah pengguna menunjukkan masyarakat semakin percaya terhadap aset digital dan platform perdagangan kripto yang memiliki sistem keamanan kuat serta mematuhi regulasi.

 

“Perjalanan industri kripto saat ini sudah jauh berbeda dibandingkan satu dekade sebelumnya. Jika dahulu fokus utamanya berada pada akses dan adopsi, kini industri memasuki tahap yang lebih matang dengan menempatkan kepercayaan dan perlindungan pengguna sebagai prioritas utama,” ujar William dalam keterangan resmi pada Sabtu (16/5/2026).

 

Menurutnya, perkembangan industri kripto saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pertumbuhan jumlah pengguna, tetapi juga pada kemampuan pelaku industri dalam membangun transparansi dan menjaga keamanan ekosistem digital.

 

Industri Kripto Indonesia Memasuki Tahap Baru

Pertumbuhan jumlah pengguna kripto di dalam negeri menjadi salah satu indikator bahwa adopsi aset digital di Indonesia semakin luas.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2026, jumlah pengguna aset kripto nasional telah mencapai 21,37 juta orang. Dari jumlah tersebut, hampir 46,5 persen merupakan member INDODAX.

 

Data tersebut menunjukkan bahwa industri kripto di Indonesia mulai bergerak menuju fase yang lebih dewasa, terutama setelah adanya pengawasan industri melalui Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

 

William menilai perkembangan industri juga diiringi dengan meningkatnya standar operasional yang wajib diterapkan oleh para pelaku industri kripto, mulai dari tata kelola perusahaan, transparansi, hingga perlindungan identitas pengguna.

 

Transparansi dan Keamanan Menjadi Prioritas

Seiring meningkatnya perhatian global terhadap keamanan industri aset digital, INDODAX juga mulai memperkuat sistem transparansi melalui penyediaan Proof of Reserves (PoR).

 

Melalui sistem tersebut, aset pengguna dapat diverifikasi secara berkala untuk memastikan ketersediaan dana yang disimpan di platform tetap terjaga secara transparan.

 

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap industri aset digital, terutama setelah berbagai kasus kebangkrutan platform kripto global dalam beberapa tahun terakhir membuat isu transparansi semakin menjadi perhatian investor.

 

Selain memperkuat aspek keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi, INDODAX juga terus menambah pilihan aset digital yang tersedia di platformnya.

 

Saat ini terdapat lebih dari 500 aset kripto yang dapat diperdagangkan, termasuk aset berbasis Real World Assets (RWA) seperti tokenized stocks yang mulai menarik minat investor global.

 

Kehadiran berbagai pilihan aset tersebut diharapkan mampu memberikan alternatif diversifikasi portofolio yang lebih luas bagi masyarakat seiring meningkatnya pemahaman terhadap investasi aset digital.

Sumber: coinvestasi.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.