Strategy Kuasai 717.722 Bitcoin, Setara 3% Pasokan BTC Dunia-Seberapa Besar Dampaknya?

Crypto News - Diposting pada 25 February 2026 Waktu baca 5 menit

Strategy, perusahaan pemegang cadangan Bitcoin yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, kembali meningkatkan kepemilikan aset kriptonya dengan membeli 592 BTC senilai sekitar US$39,8 juta atau kurang lebih Rp670 miliar dalam periode 17–22 Februari 2026.

 

Berdasarkan dokumen yang diajukan kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) pada Senin (23/2/2026), transaksi tersebut dilakukan dengan harga rata-rata US$67.286 per Bitcoin.

 

Dengan tambahan ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy bertambah menjadi 717.722 BTC. Jika dihitung berdasarkan harga pasar saat ini, nilai aset tersebut mencapai sekitar US$47,5 miliar atau kurang lebih Rp799,9 triliun. Namun, total biaya yang telah dikeluarkan perusahaan untuk mengakumulasi Bitcoin tercatat sekitar US$54,6 miliar atau sekitar Rp919,4 triliun, dengan harga rata-rata pembelian US$76.020 per koin.

 

Dengan harga Bitcoin yang kini berada di kisaran US$64.100, Strategy masih mencatat kerugian belum terealisasi sekitar US$7,1 miliar atau setara Rp120 triliun.

 

Data dari BitcoinTreasuries memperlihatkan bahwa saat ini terdapat 193 perusahaan publik yang menerapkan strategi kepemilikan Bitcoin dalam neraca keuangan mereka. Selain Strategy, perusahaan seperti MARA, Metaplanet, Riot Platforms, Coinbase, dan Hut 8 juga termasuk dalam jajaran korporasi dengan kepemilikan Bitcoin terbesar.

 

Menguasai Lebih dari 3% Total Pasokan Bitcoin

Jika dibandingkan dengan batas maksimum suplai Bitcoin sebanyak 21 juta koin, kepemilikan Strategy saat ini mewakili lebih dari 3,4% dari total pasokan yang akan pernah beredar. Angka ini semakin menegaskan posisinya sebagai perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia.

 

Akuisisi terbaru tersebut didanai melalui program penjualan saham biasa Kelas A perusahaan dengan kode MSTR. Dalam sepekan terakhir, Strategy melepas 297.940 lembar saham MSTR dan menghimpun dana sekitar US$39,7 juta atau setara Rp668,5 miliar. Perusahaan juga mengungkapkan masih memiliki sisa kapasitas penerbitan saham senilai sekitar US$7,8 miliar atau kurang lebih Rp131,3 triliun dalam program tersebut.

 

Langkah ini kembali menunjukkan pendekatan agresif Strategy dalam memanfaatkan pasar modal guna menambah eksposur terhadap Bitcoin.

 

Optimisme di Tengah Tekanan Pasar

Seperti kebiasaan sebelumnya, Michael Saylor memberikan sinyal menjelang pembelian dengan membagikan pembaruan pelacak akumulasi Bitcoin perusahaan disertai frasa khasnya, “The Orange Century.”

 

Dalam wawancara bersama Fox Business, Saylor mengakui bahwa pasar kripto saat ini berada dalam fase yang kerap disebut sebagai crypto winter. Meski demikian, ia menilai kondisi kali ini relatif lebih ringan dibandingkan siklus sebelumnya dan berpotensi berlangsung lebih singkat.

 

“Kita memang berada dalam musim dingin kripto, tetapi kali ini jauh lebih ringan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa dukungan dari institusi keuangan, keterlibatan perbankan, serta aliran modal yang terus masuk menjadi faktor pembeda dibandingkan empat tahun lalu.

 

Melalui unggahan di platform X, Saylor juga menyampaikan, “Mungkin kita sedang berada di tengah musim dingin kripto, tetapi musim semi akan tiba dan Bitcoin akan menang.”

 

Ia kembali menegaskan pandangan jangka panjangnya dengan menyatakan, “Jika tidak menuju nol, maka akan menuju satu juta.”

Pernyataan tersebut mencerminkan konsistensi keyakinan Saylor bahwa fluktuasi jangka pendek tidak mengubah pandangannya terhadap potensi Bitcoin dalam jangka panjang.

Sumber: coinvestasi.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.