Bisnis | Ekonomi
BGN Siapkan Loka MBG untuk Hubungkan Dapur dengan Petani dan Peternak
/index.php
Berita Terkini - Diposting pada 30 October 2026 Waktu baca 5 menit
OJK menyatakan Indonesia memenuhi 16 dari 18 indikator yang digunakan dalam penilaian aksesibilitas pasar, menurut keterangan Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi yang dikutip CNBC Indonesia pada 30 Oktober 2026. Ia juga menyoroti perbedaan indikator dan pembanding yang dipakai dalam penilaian terhadap pasar Indonesia. Pernyataan tersebut merupakan penjelasan regulator, bukan penilaian independen atas metode MSCI.
MSCI sebelumnya menyampaikan pada Juni bahwa beberapa opsi dapat dipertimbangkan jika perbaikan transparansi dan akses pasar dinilai belum memadai. Pada pengumuman pertengahan Oktober, penyedia indeks itu menyebut kemungkinan Indonesia dipindahkan ke kategori standalone pada tinjauan berikutnya. OJK menyatakan akan berkoordinasi dan memperbaiki keterbukaan, termasuk aspek free float serta pengungkapan kepemilikan.
Bagi investor, isu ini dapat memengaruhi persepsi risiko dan aliran dana, tetapi perubahan status belum berarti pasti terjadi. Pelaku pasar sebaiknya membedakan pengumuman resmi MSCI, respons OJK, dan spekulasi mengenai dampaknya pada saham.
Sumber: CNBC Indonesia, Zefanya Aprilia, 30 Oktober 2026.
Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/market/20261030054449-17-780776/bursa-ri-potensi-turun-kelas-ojk-bongkar-kejanggalan-ancaman-msci
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.