BGN Siapkan Loka MBG untuk Hubungkan Dapur dengan Petani dan Peternak

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 30 October 2026 Waktu baca 5 menit

Ilustrasi AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan Loka MBG, sebuah marketplace yang dirancang untuk menghubungkan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung dengan asosiasi dan koperasi petani serta peternak lokal. Kepala BGN Sudaryono mengatakan platform tersebut ditujukan untuk memangkas perantara dan menata pengadaan bahan pangan dengan harga acuan pemerintah.

Rencana itu dipaparkan dalam rangkaian pembenahan tata kelola BGN selama 100 hari kepemimpinan Sudaryono. Bisnis.com melaporkan BGN menutup lebih dari 2.000 dapur yang dinilai tidak memenuhi syarat kesehatan, memberhentikan 249 ASN yang melanggar disiplin, serta menyatakan telah mengembalikan efisiensi anggaran Rp44 triliun ke kas negara.

## Rantai pasok langsung untuk tujuh komoditas

Dalam rancangan Loka MBG, asosiasi dan koperasi petani maupun peternak lokal dapat memasok produk melalui marketplace. BGN menyiapkannya bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan memanfaatkan kerangka sistem SIPLah, yang selama ini mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sudaryono menyebut indikasi permainan margin sebagai salah satu alasan platform ini disiapkan. Menurut paparan yang diberitakan Bisnis.com, terdapat pengelola dapur yang membeli bahan baku dengan harga lebih rendah di pasar, tetapi menagihkan harga standar kepada negara. Marketplace dengan harga acuan pemerintah diharapkan membuat alur pengadaan lebih transparan serta memangkas rantai distribusi.

Pada tahap awal, tujuh kelompok komoditas diprioritaskan: beras, minyak goreng, daging ayam, sapi dan kerbau, telur, ikan, serta susu. BGN menyatakan kelompok tersebut membutuhkan penanganan khusus dan turut memengaruhi dinamika inflasi maupun ketersediaan pangan.

## Harga acuan untuk pembeli dan produsen

Mekanisme harga acuan dirancang untuk meredam gejolak dari dua sisi. Ketika harga pasar naik, dapur MBG diharapkan tetap dapat membeli bahan dengan harga acuan pemerintah yang terjangkau. Sebaliknya, jika harga di tingkat produsen turun, dapur tetap diwajibkan membeli mengikuti harga acuan agar petani dan peternak tidak dirugikan oleh penurunan tersebut.

Dengan begitu, Loka MBG dirancang sebagai jalur pengadaan sekaligus penyeimbang harga. Namun, laporan menyebut platform masih disiapkan. Dampaknya belum dapat dinilai sebelum marketplace diterapkan dan transaksi berlangsung.

## Pengawasan program

Dalam pembenahan tata kelola, BGN juga menyebut kewajiban Laporan Penggunaan Dana Harian bagi seluruh dapur, inspeksi setiap hari, dan pemantauan CCTV berbasis kecerdasan buatan yang terhubung ke pusat. Langkah tersebut, menurut BGN, ditujukan untuk memperkuat akuntabilitas penggunaan dana program.

Angka penutupan dapur, pemberhentian pegawai, dan efisiensi anggaran dalam artikel sumber merupakan capaian yang disampaikan BGN melalui Sudaryono. Loka MBG masih berupa platform yang tengah disiapkan, sehingga pelaksanaan dan hasilnya perlu dipantau.

Sumber: Mutiara Nabila, “100 Hari BGN Sudaryono: Tutup 2.000 Dapur MBG Bermasalah hingga Bikin Marketplace,” Bisnis.com, 30 Oktober 2026. https://ekonomi.bisnis.com/read/20261030/12/2016939/100-hari-bgn-sudaryono-tutup-2000-dapur-mbg-bermasalah-hingga-bikin-marketplace

Sumber: https://ekonomi.bisnis.com/read/20261030/12/2016939/100-hari-bgn-sudaryono-tutup-2000-dapur-mbg-bermasalah-hingga-bikin-marketplace

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.