Crypto News
Terungkap! Siapa Pemilik Bitcoin Terbesar 2026? Ini Daftar & Fakta Mengejutkannya
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 29 July 2025 Waktu baca 5 menit
Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menyampaikan bahwa penerapan tarif bea masuk 0% terhadap produk-produk asal Amerika Serikat berpotensi menurunkan harga komoditas seperti minyak dan gas, serta bahan pangan di Indonesia.
Dalam konferensi pers yang diselenggarakan usai rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Sri Mulyani menjelaskan bahwa pembebasan bea masuk untuk barang impor dari Amerika Serikat dapat memberikan dampak positif terhadap penurunan harga dua komoditas utama tersebut di masa mendatang.
Meski demikian, ia menekankan bahwa risiko rambatan dari berbagai dinamika global tetap perlu diperhatikan secara serius. Salah satunya adalah kondisi sektor manufaktur yang masih mengalami tekanan.
"Risiko rambatan perlu terus dimonitor secara seksama. Salah satunya terlihat dari kinerja sektor manufaktur yang masih terkontraksi, sebagaimana tercermin dari indeks PMI manufaktur yang berada di angka 46,9 pada Juni 2025," ujar Sri Mulyani dalam keterangan persnya, Senin (29/7/2025).
Sementara itu, langkah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menurunkan tarif perdagangan resiprokal terhadap produk Indonesia dari 32% menjadi 19% dipandang oleh pemerintah Indonesia sebagai hasil positif dari proses negosiasi yang berlangsung selama lebih dari tiga bulan.
Menurut Sri Mulyani, penyesuaian tarif oleh pemerintahan Trump tersebut membuka peluang untuk mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor, khususnya sektor-sektor padat karya seperti industri tekstil, alas kaki, dan furnitur, yang ekspornya diperkirakan akan kembali mengalami pemulihan.
"Keberhasilan negosiasi yang berujung pada penurunan tarif resiprokal Amerika Serikat terhadap Indonesia menjadi 19% diperkirakan mampu mendorong kinerja industri padat karya seperti tekstil, sepatu, dan perabot rumah tangga," tambahnya.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.