Bahama Akan Beralih Ke Crypto Untuk Inovasi Dan Imbangi Kerugian PDB

Edukasi - Diposting pada 15 July 2022 Waktu baca 5 menit

Ketika industri cryptocurrency berkembang di seluruh dunia dan aset digital seperti Bitcoin (BTC) telah banyak diadopsi, beberapa negara beralih ke industri tersebut sebagai usaha untuk memecahkan masalah tertentu yang mengganggu masyarakat mereka, termasuk Bahama.

 

Perdana Menteri Bahama, Philip Davis prihatin terhadap kerusakan yang diderita negaranya akibat perubahan iklim dan mengumumkan rencana untuk mengalihkan perhatiannya ke ruang crypto sebagai inovasi teknologi dan menemukan cara untuk mengimbangi kerugian PDB, demikian bunyi laporan Paige McCartney dari The Nassau Guardian pada 14 Juli 2022 lalu.

 

Kerusakan lingkungan dan finansial

 

Membahas pembangunan ekonomi dan investasi bersama St. Vincent dan Perdana Menteri Grenadines Ralph Gonsalves pada KTT Concordia Americas 2022, Davis menyatakan harapan bahwa para pemimpin dunia akan berbuat lebih banyak untuk mengurangi emisi karbon yang dapat mengancam serta menghancurkan negara kepulauan tersebut “dalam 30 tahun ke depan.”

 

Menurutnya, kedua “negara pulau kecil ini tidak ada hubungannya dengan emisi karbon, tetapi selain tidak mengeluarkan emisi, kita juga salah satu penyerap karbon utama dan signifikan di dunia. Jadi, kami telah mengumpulkan sampah dari udara karena lamun dan hutan bakau kami, tetapi kami tidak dibayar untuk itu.”

 

Selain itu, Davis percaya bahwa lebih dari 50 persen utang nasional Bahama adalah akibat langsung dari perubahan iklim yang disebabkan oleh negara-negara yang berorientasi industri, serta harus “meminjam untuk memulihkan, meminjam untuk mengembalikan negara ke kondisi semula. normal.”

 

Peran kripto dalam mengatasi masalah di Bahama

 

Dalam pandangan Davis, crypto memiliki potensi untuk memecahkan beberapa masalah yang dihadapi negaranya sebagai konsekuensi dari perubahan iklim dan perkembangan industri. Seperti yang dia jelaskan :

 

“Kami sekarang melibatkan pasar sukarela, dan kami akan mengikatnya ke ruang crypto juga, sehingga kami dapat terus berinovasi untuk melihat bagaimana kami dapat memiliki sumber pendapatan,” katanya.

 

Akhirnya, dia menekankan bahwa :

 

“Kami [telah] mengenali ruang crypto, mengakui bahwa itu ada di sini untuk tinggal dan bahwa 20% dari PDB yang saya hilangkan karena intervensi dunia industri, itulah cara untuk menggantikannya. Jadi saya mengejar crypto di ruang keuangan, dan kemudian saya mengikatnya ke salah satu masalah konsekuensial lain yang dihadapi negara bagian pengembangan pulau kecil kami, yaitu konsekuensi dari perubahan iklim.”


 

Referensi :

https://finbold.com/bahamas-pm-says-the-country-will-turn-to-crypto-for-innovation-and-offsetting-gdp-losses/

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.