Asing Jual BBCA, BBRI & BMRI! IHSG Gagal Bertahan di 7.700-Apa Sinyalnya?

Saham News - Diposting pada 17 April 2026 Waktu baca 5 menit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu mempertahankan posisi di level psikologis 7.700 dan akhirnya ditutup melemah pada perdagangan Kamis (16/4/2026). Pelemahan ini terjadi seiring aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing, terutama pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.

 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total net sell investor asing mencapai Rp982,31 miliar. Di pasar reguler, nilai jual bersih asing bahkan lebih besar, yakni Rp1,01 triliun, sementara di pasar negosiasi tercatat net buy sebesar Rp28,91 miliar.

 

Aksi jual terbesar dari investor asing terjadi pada saham-saham bank besar. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat net sell Rp369 miliar, diikuti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp302,5 miliar, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp160 miliar.

 

Tekanan jual tersebut juga tercermin pada pergerakan harga saham saat penutupan. Saham BBCA berakhir di Rp6.525 atau turun 0,38 persen, setelah bergerak menurun dari kisaran Rp6.650 hingga sempat menyentuh Rp6.500. Hal serupa terjadi pada saham BBRI yang turun 0,22 persen ke level Rp4.640. Sementara saham BMRI sempat berada di Rp4.680 sebelum akhirnya tertekan dan bergerak mendatar di area bawah.

 

Di sisi lain, terdapat saham yang menunjukkan ketahanan relatif dengan kenaikan tipis 0,29 persen ke level Rp3.410. Meski sempat turun hingga Rp3.380, saham tersebut berhasil rebound dan kembali ke zona hijau.

 

Sementara itu, investor asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham sektor komoditas dan energi. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencatat net buy Rp61,1 miliar, disusul PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar Rp50,8 miliar, serta PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp50,3 miliar.

 

Data BEI menunjukkan IHSG ditutup turun 2,20 poin atau 0,03 persen ke level 7.621,38. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang cukup lebar, dari level terendah 7.575,52 hingga tertinggi 7.705,03.

 

Pada awal sesi, IHSG dibuka menguat di 7.663,34 dan sempat melanjutkan kenaikan hingga menembus level 7.700. Namun, tekanan jual yang meningkat membuat indeks berbalik arah dan sempat turun di bawah 7.600 sebelum akhirnya ditutup mendatar.

 

Tercatat sebanyak 356 saham mengalami kenaikan, 318 saham turun, dan 147 saham tidak mengalami perubahan. Aktivitas perdagangan tergolong ramai dengan volume mencapai 39,81 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,63 juta kali.

Sumber: kompas.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.