Saham News
Saham Bank Tertekan Aksi Jual Asing-Saatnya Waspada atau Justru Peluang?
/index.php
Edukasi - Diposting pada 05 July 2022 Waktu baca 5 menit
Bank Warba, bank syariah yang berkantor pusat di Kuwait, adalah perusahaan perbankan terbaru dari kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara yang terjun ke metaverse, dunia maya masif yang berpusat pada interaksi sosial.
Dalam apa yang telah digembar-gemborkan sebagai yang pertama bagi pemberi pinjaman Islam, Warba Bank telah mengumumkan bahwa mereka sekarang memiliki dua situs di metaverse, satu di Sandbox dan satu di Decentraland.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh bank, langkah tersebut dirancang untuk meningkatkan komunikasi Warba dengan generasi muda dan milenial.
Bank Warba Ingin Menjadi Pemimpin Dalam Transformasi Digital
Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan reputasinya sebagai pemimpin dalam transformasi digital, bank bermaksud untuk berkolaborasi erat dengan kliennya untuk memperkenalkan produk dan layanannya dalam realitas virtual.
Bank Warba didirikan pada tanggal 17 Februari 2010 berdasarkan Surat Keputusan Amiri yang bertujuan untuk menghidupkan kembali perekonomian Kuwait setelah gejolak ekonomi negara tersebut.
Bank Warba memasuki Daftar Bank Islam di Bank Sentral Kuwait pada tanggal 7 April 2010. Bank memenuhi harapan Kuwait dan mendapatkan kepercayaan mereka.
Anwar Badawi Al-Ghaith, Wakil Presiden Eksekutif untuk Layanan Dukungan dan Perbendaharaan di Bank Warba, menyatakan:
“Bank Warba bercita-cita untuk berada dekat dengan kliennya dalam realitas virtual untuk mempromosikan produk dan layanannya, serta berkomunikasi dengan mereka secara kreatif yang mencerminkan reputasi Bank Warba sebagai pelopor transformasi digital.”
Al-Ghaith menekankan bahwa Bank Warba sangat ingin menjadi trend-setter di dunia augmented ini, membantu konsumen muda dan pasar lainnya.
Metaverse & Keyakinan Islam
Pada 8 Februari 2022, sebuah inisiatif Metaverse untuk Muslim modern telah dibuat. MetaKawn, proyek NFT terbaru yang terinspirasi oleh keyakinan Islam dan moral sosial, adalah metaverse pertama ekosistem yang dirancang untuk masa depan Muslim kontemporer.
MetaKawn diciptakan oleh pengusaha serba bisa Othmane Meziane dan ahli strategi pemasaran Youssef Tazi.
Kementerian Keuangan Kuwait Tidak Akui Crypto Untuk Transaksi Bisnis Resmi
Kementerian Keuangan Kuwait tidak mengakui cryptocurrency untuk transaksi bisnis resmi. Demikian juga Bank Sentral Kuwait membatasi industri perbankan dan entitas di bawah yurisdiksinya untuk terlibat dalam transaksi mata uang kripto.
Menurut Shivam Thakral, CEO BuyUcoin, metaverse dan cryptocurrency tidak dapat dipisahkan karena teknologi dasarnya sama dan cryptocurrency sangat penting untuk regulasi dan pengoperasian metaverse.
Pada tahun 2030, metaverse mungkin membawa nilai $1,5 triliun ke ekonomi global. Sebagian besar dari nilai ini mungkin diwujudkan dalam bentuk mata uang digital.
Karena semakin banyak individu menjadi terbiasa menggunakan cryptocurrency sebagai bentuk pembayaran, ini mungkin menunjukkan bahwa cryptocurrency dapat memasuki arus utama, termasuk metaverse.
Referensi :
https://bitcoinist.com/warba-bank-to-enter-the-metaverse/
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.