Edukasi
Diversifikasi Portofolio Saat Pasar Bergejolak: Pilih Sesuai Tujuan
/index.php
Edukasi - Diposting pada 22 October 2026 Waktu baca 5 menit
Trading halt adalah jeda sementara pada perdagangan luas ketika IHSG mencapai pemicu penurunan yang ditetapkan. Tujuannya menjaga pasar tetap teratur dan memberi waktu bagi pelaku pasar mencerna informasi. Pada 29 Januari 2026, BEI mengumumkan halt setelah IHSG turun 8% dan menyatakan perdagangan dilanjutkan 30 menit kemudian.
Ketika perdagangan berhenti, investor tidak dapat mengeksekusi transaksi reguler. Setelah dibuka lagi, harga bergerak mengikuti penawaran, permintaan, dan informasi yang masuk. Halt tidak menjamin pasar pulih dan tidak otomatis berarti saham harus dijual. Keputusan tetap perlu mempertimbangkan tujuan dan rencana risiko investor.
Bedakan halt pasar dari suspensi saham individual. Halt dipicu pergerakan indeks dan berdampak luas; suspensi membatasi perdagangan efek tertentu. Keduanya berbeda dari delisting, yang mengubah status pencatatan emiten di bursa.
Periksa pengumuman resmi BEI, pastikan memahami jenis tindakan yang berlaku, lalu tinjau kebutuhan dana dan jangka waktu investasi. Hindari mengambil keputusan hanya dari kabar grup atau perubahan indeks sesaat.
Sumber: BEI; Bisnis.com.
Sumber: https://www.idx.co.id/id/berita/siaran-pers/2546 | https://market.bisnis.com/read/20261016/7/2013167/apa-itu-trading-halt-ini-penyebab-dan-catatan-kejadiannya-di-indonesia
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.