Crypto News
Negara Ini Wajibkan Influencer Kripto Bongkar Aset & Bayaran Promosi, Industri Crypto Makin Ketat?
/index.php
Saham News - Diposting pada 26 February 2026 Waktu baca 5 menit
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (26/2/2026) dibuka dengan pergerakan yang fluktuatif. Saat bel pembukaan, indeks sempat berada di zona hijau dan menyentuh level tertinggi 8.358,95.
Namun tak lama kemudian IHSG terkoreksi ke zona merah. Hingga 10 menit pertama perdagangan, indeks tercatat melemah 0,29% ke posisi 8.297,8. Adapun pada awal sesi, IHSG sempat menguat 0,35% ke level 8.351,36.
Mengacu pada data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume transaksi mencapai 4,57 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,19 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 333.226 kali. Sebanyak 290 saham tercatat turun, 218 saham menguat, dan 190 saham stagnan.
Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menilai secara teknikal IHSG sedang menguji area support di kisaran 8.230–8.150, dengan potensi pergerakan terbatas selama indeks bertahan di atas zona tersebut. Resistance terdekat diperkirakan berada di level 8.430. Pelaku pasar disebut cenderung bersikap wait and see menjelang perundingan antara Amerika Serikat dan Iran di Jenewa yang berpotensi memicu volatilitas pada aset global.
Di tengah ketidakpastian geopolitik, aset safe haven seperti emas masih menunjukkan penguatan dan bertahan di atas US$5.150 per troy ounce, mencerminkan sikap defensif investor global. Untuk hari ini, saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas adalah ADMR, AHAP, dan PADI.
Sementara itu, Phintraco Sekuritas menyampaikan bahwa secara teknikal IHSG masih bergerak di atas MA-5 dan MA-20. Meski demikian, indikator Stochastic RSI sudah berada di area overbought, sedangkan MACD mulai menunjukkan penyempitan pada slope positif. Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi bergerak konsolidatif di rentang 8.250–8.350 hari ini. Namun, penguatan indeks di bursa global dinilai dapat menjadi sentimen positif tambahan. Saham pilihan versi Phintraco antara lain MEDC, ELSA, KLBF, BKSL, dan ASII.
Di sisi lain, CGS International Sekuritas Indonesia menilai kelanjutan penguatan di bursa Wall Street serta kenaikan harga sejumlah komoditas seperti CPO, timah, nikel, emas, gas, tembaga, dan pulp berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar. Aksi beli investor asing yang kembali terjadi juga dinilai dapat memperkuat sentimen positif terhadap IHSG. CGS memproyeksikan indeks akan melanjutkan penguatan dengan support di kisaran 8.250–8.180 dan resistance pada 8.395–8.490. Saham pilihan CGS meliputi BBRI, ANTM, PSAB, INCO, ARCI, dan ADMR.
Adapun Panin Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang menguat, didorong oleh sentimen positif dari indeks regional, kenaikan harga komoditas, serta tren inflow dana asing yang masih berlanjut. Saham unggulan Panin Sekuritas hari ini adalah WIFI, CMRY, dan BUMI.
Sumber: bloombergtechnoz.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.