Saham News
Saham Bank Tertekan Aksi Jual Asing-Saatnya Waspada atau Justru Peluang?
/index.php
Crypto News - Diposting pada 21 May 2025 Waktu baca 5 menit
Dominasi Bitcoin Kian Menguat di Paruh Pertama 2025, Altseason Masih Jadi Pertanyaan
Pada semester pertama tahun 2025, pasar aset kripto kembali didominasi oleh Bitcoin (BTC), sementara altcoin masih tertinggal di belakang. Dominasi Bitcoin tercatat mencapai 64,98% pada awal Mei, level tertinggi sejak 2021, menimbulkan pertanyaan di kalangan investor apakah musim altcoin atau altseason masih akan datang, atau justru menjadi bagian dari masa lalu.
Indikator Altcoin Season Index Masih Belum Menguat
Altcoin Season Index, yang mengukur persentase altcoin yang mengungguli Bitcoin dalam 90 hari terakhir, pada 10 Februari 2025 berada di angka 43. Angka ini jauh di bawah ambang batas 75 yang menjadi tanda masuknya altseason. Kondisi ini menandakan pasar masih didominasi oleh Bitcoin, dengan altcoin yang belum menunjukkan performa signifikan.
Faktor-Faktor Penunda Altseason
Beberapa faktor utama yang menyebabkan keterlambatan altseason antara lain:
Dominasi Bitcoin yang Kuat: Bitcoin tetap menguasai pasar kripto dengan kapitalisasi pasar besar dan likuiditas tinggi, sehingga menjadi pilihan utama investor dibanding altcoin yang cenderung lebih volatil.
Ketidakpastian Regulasi: Regulasi aset kripto yang masih belum jelas, khususnya di Amerika Serikat, membuat investor enggan mengambil risiko pada altcoin. Kurangnya panduan regulasi turut menghambat perkembangan proyek-proyek altcoin.
Kinerja Ethereum yang Tertinggal: Ethereum (ETH), yang biasanya menjadi pemimpin altcoin dalam siklus sebelumnya, saat ini kalah bersaing dengan beberapa pesaingnya seperti Solana (SOL). Kondisi ini mendorong investor menunda investasi pada altcoin lainnya.
Apakah Altseason Masih Berpeluang Terjadi?
Meski kondisi pasar saat ini belum mengindikasikan datangnya altseason, sejumlah analis tetap optimistis. Mereka berpendapat altseason berpotensi muncul setelah dominasi Bitcoin mencapai puncak dan mulai menurun, sebagaimana siklus-siklus sebelumnya.
Namun, pandangan skeptis juga muncul. Beberapa ahli menilai altseason mungkin tidak akan kembali terjadi, mengingat perbedaan fundamental yang makin besar antara Bitcoin dan altcoin. Bitcoin dianggap sebagai penyimpan nilai yang lebih stabil, sementara altcoin menghadapi tantangan besar untuk menarik investor institusional.
Dengan dominasi Bitcoin yang masih tinggi dan berbagai kendala lainnya, altseason tampak masih tertunda. Meski ada harapan altseason dapat muncul ketika dominasi Bitcoin melemah, investor diimbau untuk bersikap realistis dan menyadari kemungkinan perubahan siklus pasar kripto. Pemantauan indikator seperti Altcoin Season Index dan dominasi Bitcoin menjadi kunci dalam mengambil keputusan di pasar kripto yang dinamis.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.