Edukasi
Fear & Greed Index Global Tertekan Geopolitik: Sinyal Ketakutan atau Peluang di Pasar?
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 21 May 2025 Waktu baca 5 menit
Harga batu bara akhirnya menunjukkan tren kenaikan setelah lebih dari satu minggu tidak mengalami penguatan.
Berdasarkan data dari Refinitiv, harga batu bara pada hari Senin (19 Mei 2025) tercatat di angka US$103 per ton, mengalami peningkatan sebesar 1,38% dibandingkan harga penutupan pada Jumat, 16 Mei 2025, yang berada di level US$101,9 per ton.
Kenaikan harga ini menjadi apresiasi pertama yang kembali terjadi sejak 12 Mei 2025, di mana saat itu harga batu bara sempat naik tipis sebesar 0,29%.
Mengutip laporan dari Hellenic Shipping News, Rusia tengah merancang rencana jangka panjang untuk meningkatkan ekspor batu baranya ke India. Rencana ini dilatarbelakangi oleh cadangan batu bara Rusia yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan selama lebih dari 500 tahun.
Rusia melihat adanya potensi yang besar untuk memperluas kolaborasi dengan India dalam sektor batu bara. Negara tersebut juga berencana membangun kawasan pertambangan batu bara yang lebih aman dan ramah lingkungan, yang diharapkan mampu menambah kapasitas produksi hingga 250 juta ton pada tahun 2025.
Sebagai informasi, pada tahun 2024, Rusia berhasil memproduksi batu bara sebanyak 443,5 juta ton, dengan volume ekspor mencapai 196,2 juta ton. Dalam strategi energi jangka panjang Rusia, target produksi batu bara pada tahun 2030 ditetapkan sebesar 530,1 juta ton, dan direncanakan meningkat menjadi 662 juta ton pada 2050. Rusia juga ingin mengadopsi teknologi batu bara bersih dan menerapkan pendekatan inovatif dalam proses penambangan, agar dapat menciptakan produk-produk turunan dari batu bara serta memanfaatkan limbah batu bara secara optimal.
India sendiri telah menandatangani nota kesepahaman pada tahun 2021 yang bertujuan meningkatkan impor batu bara kokas dari Rusia hingga mencapai 40 juta ton pada 2035. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan industri baja India terhadap batu bara jenis ini, Rusia melihat peluang besar untuk memperkuat hubungan kerja sama dalam sektor tersebut.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.