Bisnis | Ekonomi
Donald Trump Tak Gentar! Iran Perketat Penutupan Selat Hormuz-Dunia Waspada Dampaknya
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 14 March 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Perselisihan antara TikTok dan pemerintah AS masih jauh dari selesai. Hal ini mendorong intervensi mantan pimpinan raksasa video game AS. Bobby Kotick, mantan CEO raksasa game Activision, yakin langkah selanjutnya adalah membeli TikTok jika Kongres meloloskan RUU kontroversial tersebut.
Kotick, yang meninggalkan Activision tahun lalu ketika diakuisisi oleh Microsoft, telah menyatakan minatnya untuk mengakuisisi TikTok kepada Zhang Yiming, salah satu pendiri perusahaan induk ByteDance, dan Sam Altman dari OpenAI. Secara teori, OpenAI dapat menggunakan TikTok untuk melatih model AI. Menurut Business Insider, Altman diberitahu tentang keinginannya saat makan malam di konferensi Sun Valley minggu lalu. Kotick dilaporkan sedang mencari mitra dagang potensial.
The Wall Street Journal memperkirakan potensi harga TikTok mencapai ratusan miliar dolar, tetapi tawaran dari Kotick mungkin ada. Beberapa politisi AS telah menyatakan keprihatinannya terhadap perusahaan yang berbasis di Beijing yang berbagi data pengguna dengan pemerintah Tiongkok.
terbaru. Hari ini, Kamis (14 Maret), anggota parlemen AS mengeluarkan undang-undang yang memaksa ByteDance menjual TikTok. Jika TikTok tetap dimiliki oleh perusahaan Tiongkok, maka TikTok akan diblokir di AS. Reuters melaporkan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat AS telah mengesahkan undang-undang yang mewajibkan ByteDance, perusahaan Tiongkok yang mengoperasikan TikTok, untuk menjual sahamnya di TikTok dalam waktu enam bulan.
RUU tersebut disahkan dengan suara 352 berbanding 65, dengan dukungan dari dua partai politik besar di Amerika Serikat, Partai Demokrat dan Partai Republik. Namun peraturan tersebut dapat menimbulkan hambatan di Senat AS. Menurut Reuters, beberapa senator AS mengambil pendekatan berbeda terhadap ancaman TikTok terhadap keamanan nasional AS.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.