Daftar Harga Apple Vision Pro!! Siap Rilis Bulan Depan

Teknologi Terkini - Diposting pada 12 January 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - Apple akan resmi meluncurkan Vision Pro pada 2 Februari  di Amerika Serikat  dengan harga 3,499 USD atau setara sekitar Rp 54,4 juta. (kurs Rp 15.566 per dolar). Perangkat virtual reality (VR) besutan raksasa teknologi Cupertino ini sudah bisa dipesan secara pre-order mulai 19 Januari. 

 

Apple juga membeberkan harga  lensa resep Zeiss yang bisa digunakan pengguna  dengan Vision Pro. 
Kacamata baca akan tersedia dengan harga tambahan US$99 atau sekitar Rp1,5 juta, sedangkan kacamata resep  dijual dengan harga US$149 atau sekitar Rp2,3 juta. 

 

Model dasar  Vision Pro memiliki penyimpanan 256GB dan dilengkapi dengan beberapa aksesori, seperti pita cincin tunggal dan pita cincin ganda, satu bantalan ringan dan dua bantalan ringan, casing Apple Vision Pro, kain pemoles, baterai, pengisi daya USB-C kabel dan adaptor daya USB-C.  Apple pertama kali memperkenalkan headset Vision Pro di Konferensi Pengembang Sedunia pada Juni 2023. 

 

Vision Pro yang dibanderol Rp 50 juta ini menawarkan layar 4K untuk setiap mata dan memungkinkan Anda beralih antara augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) dengan tombol  di samping perangkat.  Perangkat ini ditenagai oleh pengaturan chip ganda yang terdiri dari chip M2  Apple dan chip R1 baru, yang  memproses data dari sensor internal, kamera, dan mikrofon. 
Pengguna juga dapat menavigasi antarmuka tanpa pengontrol karena perangkat  mendukung pelacakan mata, kepala, dan tangan. 

 

Apple sendiri memperkenalkan perangkat tersebut sebagai cara untuk berinteraksi dengan aplikasi populernya, seperti FaceTime, Foto, dan Film, serta menonton video luar angkasa yang diambil dengan iPhone 15 Pro.  Apple mengatakan pengguna akan dapat mengakses lebih dari 150 judul film 3D melalui aplikasi Apple TV. Integrasi ini dimungkinkan karena headphone menjalankan VisionOS, sistem operasi baru Apple yang menurut perusahaan dapat digunakan dengan sebagian besar aplikasi iPhone dan iPad tanpa memerlukan kerja tambahan dari pengembang.

Sumber: cnnindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

TAG :