Saham News
Saham Bank Tertekan Aksi Jual Asing-Saatnya Waspada atau Justru Peluang?
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 19 July 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Dua puluh satelit Starlink mengalami kebakaran di atmosfer setelah peluncuran mereka pekan lalu. Penyebab kebakaran ini masih belum diketahui, dan para ahli sedang menyelidiki insiden tersebut.
SpaceX meluncurkan roket Falcon 9 pada 11 Juli 2024, yang terlambat satu hari dari jadwal semula. Peluncuran dilakukan dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California, Amerika Serikat.
Peluncuran awalnya berlangsung sukses, termasuk fase di mana roket terpisah dari tahap kedua yang memuat satelit. Namun, tahap kedua mengalami kegagalan dalam proses pembakaran akibat kebocoran oksigen cair.
Menurut laporan Live Science, tahap kedua roket masih berhasil melepaskan muatannya, tetapi satelit-satelit tersebut terjebak pada orbit dengan ketinggian 135 kilometer, yang merupakan setengah dari ketinggian operasional mereka.
Pada ketinggian ini, atmosfer memperlambat satelit, mengakibatkan penurunan 5 kilometer. Perwakilan SpaceX mengonfirmasi bahwa mereka tidak dapat membawa satelit ke orbit yang tepat dan semua satelit dipastikan akan jatuh ke atmosfer Bumi.
"Pada tingkat hambatan ini, daya dorong maksimal kami tampaknya tidak cukup untuk membawa satelit ke orbit yang diinginkan," kata perwakilan SpaceX dalam sebuah pernyataan pada Rabu (17/7/2024).
SpaceX menegaskan bahwa insiden ini tidak akan mempengaruhi satelit lain yang berada di orbit. Hingga kini, belum ada laporan mengenai puing-puing yang jatuh ke permukaan Bumi.
Sementara itu, Jonathan McDowell, ahli astrofisika dari Universitas Harvard, mengungkapkan bahwa semua 20 satelit tersebut terbakar pada 12 Juli 2024. Penyelidikan lebih lanjut oleh SpaceX masih berlangsung, dan peluncuran roket Falcon 9 berikutnya ditunda hingga penyelidikan selesai.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.