KPU Ungkap Serangan terhadap Situs Webnya, Jawab Isu Lokasi Server

Berita Terkini - Diposting pada 20 February 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - KPU memastikan seluruh data Pemilu 2024, termasuk data Sistem Informasi Umum (Sirekap), tersimpan di server nasional. Seluruh data Silecap akan diproses dan disimpan di pusat data  Indonesia sesuai dengan  peraturan perundang-undangan yang berlaku, kata Komisioner KPU RI Betty Epsilon Idrus, di hadapan KPU, Jakarta, Senin, 19 Februari 2021. Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers di kantornya

 

Betty mengatakan pihaknya  menggunakan CDN (Content Delivery Network) untuk memenuhi kebutuhannya akan server cloud dengan skalabilitas tinggi dan sistem keamanan yang kuat. “Untuk mengatasi trafik yang tinggi ini, KPU telah menerapkan CDN (Content Delivery Network) yang berfungsi sebagai saklar yang didistribusikan secara global ke seluruh dunia,” ujarnya.  

 

Sirekap juga telah lolos proses evaluasi oleh badan terakreditasi dan menjadi sumber data publik. Betty mengatakan Sirekap merupakan sistem  besar dengan kompleksitas komputasi  tinggi. “Dengan penerapan CDN, masyarakat dapat mengakses portal penerbitan Sirekap dan dialihkan ke CDN sehingga meningkatkan kinerja website pada jaringan yang bersangkutan,” ujarnya. 

 

CDN adalah sekelompok server  di seluruh dunia. Ketika sebuah website menggunakan CDN, kontennya (HTML, video, gambar) tidak hanya disimpan di server tempat data website tersebut disimpan. Salinan  konten yang di-cache tersedia untuk sekelompok server. 

 

Tujuan dari sistem ini adalah membagi beban bandwidth sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu server asal tempat data disimpan. Saat pengguna mengunjungi situs web, situs tersebut dilayani oleh server terdekat, sehingga mengurangi waktu akses. Betty menjelaskan, sistem  menggunakan IP acak bagi pengguna untuk  mengakses hasil KPU. Mekanisme ini digunakan agar 1,6 juta pegawai KPPS  mengakses Sirekap sekaligus masyarakat umum. 

 

Oleh karena itu, akses  portal perlu didistribusikan ke seluruh  dunia untuk mempercepat akses, ujarnya. Penggunaan CDN  juga membantu KPU bertahan dari serangan siber. Betty mengungkapkan ada gangguan siber di situs Sirekap. Namun, kata dia, KPU bersama tim Kelompok Siber berupaya menghentikan kericuhan tersebut. 

 

“Hingga 14 Februari 2024, kegagalan sistem Sirekap semakin sering terjadi, salah satunya adalah kegagalan DDoS (Distributed Denial of Service),” tutupnya. Karena cara kerja CDN adalah mendistribusikan ulang lalu lintas sesuai kebutuhan, sistem ini membantu situs web bertahan dari serangan DDoS. 

 

Jika situs web Anda diserang, CDN memastikan bahwa server asli tidak terpengaruh, sehingga situs web Anda tidak akan pernah “down”. Jika lalu lintas masuk ke situs web Anda jauh melebihi kapasitasnya, lalu lintas tersebut akan dialihkan ke server lain.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.