Saham News
Purbaya ke Investor: Jangan Cemas, Pemerintah Paham Kondisi Pasar
/index.php
Saham News - Diposting pada 04 February 2026 Waktu baca 5 menit
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan signifikan pada perdagangan Selasa (3/2/2026), seiring mulai meredanya tekanan sentimen negatif yang membayangi pasar dalam beberapa hari terakhir. Sejalan dengan kenaikan indeks, arus dana investor asing perlahan kembali masuk ke pasar modal. Pada sesi pertama, nilai pembelian asing mencapai Rp5,2 triliun, relatif seimbang dengan penjualan asing yang berada di kisaran Rp5,2 triliun.
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi tujuan utama akumulasi asing dengan nilai pembelian bersih sebesar Rp402 miliar, disusul Darma Henwa (DEWA) Rp171,9 miliar dan Bumi Resources Minerals (BRMS) Rp85,7 miliar. Selain itu, saham-saham milik Grup Hapsoro juga mencatat minat beli asing, seperti Bukit Uluwatu Villa (BUVA) dengan net buy Rp85,7 miliar serta Rukun Raharja (RAJA) Rp85,5 miliar.
Minat asing juga terlihat pada emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu, yakni Barito Pacific (BRPT), Petrosea (PTRO), dan Chandra Daya Investasi, masing-masing dengan pembelian bersih Rp56,7 miliar, Rp49 miliar, dan Rp39 miliar. Saham sektor perkapalan Buana Lintas Lautan (BULL) turut diborong dengan net buy Rp40,5 miliar.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilisasi IHSG mulai terbentuk setelah serangkaian langkah kebijakan yang diterapkan sebelumnya, yang turut mendorong pemulihan kepercayaan investor asing. Menjelang akhir sesi pertama, IHSG terus menguat. Hingga pukul 10.44 WIB, indeks naik 1,07% ke level 8.007,65, melonjak sekitar 295 poin dari posisi terendah intraday. Pada pukul 11.21 WIB, IHSG menguat lebih lanjut sebesar 1,54% atau 121,63 poin ke level 8.044,36, dengan 586 saham menguat dan 180 saham melemah. Nilai transaksi mencapai Rp15,68 triliun dengan volume 31,66 miliar saham dan 1,69 juta transaksi.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menilai pergerakan ini mencerminkan meningkatnya keyakinan investor terhadap agenda reformasi integritas pasar yang tengah dijalankan. Ia menyebut penguatan indeks yang merata di seluruh sektor, termasuk indeks utama seperti IDX30 dan LQ45, sebagai sinyal positif. Hasan juga menegaskan bahwa aksi beli asing yang tercatat kemarin, dengan net foreign buy Rp654,94 miliar, menjadi indikasi kembalinya kepercayaan setelah tiga hari berturut-turut terjadi arus keluar dana asing.
Di sisi lain, Hasan mengamati adanya rotasi saham, di mana emiten dengan fundamental solid mulai menarik minat beli lebih besar, meskipun secara agregat indeks sebelumnya sempat melemah. Sebaliknya, saham-saham yang telah mengalami kenaikan signifikan dan memiliki rasio valuasi tinggi cenderung menghadapi tekanan jual meski masih dalam batas transaksi yang wajar.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.