Berita Terkini
Siap - Siap! Pemerintah Siapkan Insentif Lebaran Rp13 Triliun, Ini Rinciannya
/index.php
Berita Terkini - Diposting pada 02 February 2026 Waktu baca 5 menit
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekhawatiran global terhadap potensi pecahnya Perang Dunia Ketiga, termasuk kemungkinan terjadinya konflik nuklir. Ia menegaskan bahwa apabila perang nuklir benar-benar terjadi, negara-negara yang tidak terlibat langsung seperti Indonesia tetap akan menghadapi dampak serius, terutama akibat penyebaran kontaminasi radioaktif.
Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2/2026), Prabowo menjelaskan bahwa berbagai simulasi menunjukkan dampak perang nuklir akan bersifat global dan tak terhindarkan, bahkan bagi negara netral.
Ia memaparkan bahwa partikel radioaktif dapat mencemari wilayah laut Indonesia, merusak ekosistem, serta memicu fenomena “musim dingin nuklir” akibat debu yang menutupi sinar matahari. Menurut para ahli, kondisi tersebut tidak hanya berlangsung beberapa tahun, tetapi berpotensi terjadi selama puluhan tahun dan mengancam ketahanan pangan serta kehidupan manusia.
Atas dasar itu, Prabowo menekankan pentingnya peran Indonesia sebagai negara yang menjunjung prinsip bebas dan aktif dalam menjaga perdamaian dunia. Ia menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tetap konsisten sebagai negara non-blok dan tidak akan terlibat dalam pakta militer apa pun.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.