Teknologi Terkini
Waymo Akui Robotaxi Ternyata Dikendalikan Manusia di Filipina, Ini Faktanya
/index.php
Saham News - Diposting pada 12 February 2026 Waktu baca 5 menit
Manajemen PT MD Entertainment Tbk (FILM) meningkatkan porsi kepemilikan sahamnya lewat dua transaksi terpisah yang dilaksanakan pada awal Februari 2026. Kedua transaksi tersebut dilakukan dengan skema repurchase agreement (repo).
Merujuk pada laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Samuel Sekuritas Indonesia yang bertindak sebagai anggota direksi melaporkan transaksi pertama pada 6 Februari 2026.
Dalam aksi tersebut, direksi membeli sebanyak 751.881.100 lembar saham dengan harga Rp6.400 per saham menggunakan mekanisme repo.
Dengan transaksi itu, kepemilikan saham meningkat dari 458.809.600 lembar (4,21%) menjadi 566.084.500 lembar (5,20%). Secara nominal, nilai transaksi ini diperkirakan mencapai sekitar Rp4,8 triliun.
Selanjutnya, transaksi kedua dilakukan pada 9 Februari 2026. Direksi kembali mengakuisisi 48.357.400 saham di harga Rp5.200 per saham, yang juga dilakukan melalui skema repo.
Setelah transaksi kedua tersebut, kepemilikan saham bertambah dari 566.081.500 lembar (5,20%) menjadi 614.441.900 lembar (5,64%). Nilai transaksi kedua diperkirakan sekitar Rp251 miliar.
Dalam laporan yang sama disebutkan bahwa pada transaksi pertama, pelapor berstatus sebagai pemegang kendali, namun tidak memiliki niat untuk mempertahankan status pengendali tersebut. Sementara itu, pada transaksi kedua, pelapor sudah tidak lagi berstatus sebagai pengendali.
Sebagai tambahan informasi, transaksi repo merupakan bentuk pembiayaan di mana saham dijadikan sebagai underlying dalam perjanjian jual beli yang disertai komitmen untuk membeli kembali di kemudian hari. Dengan demikian, transaksi ini tidak sepenuhnya menggunakan dana tunai langsung, melainkan melalui skema pendanaan yang berbasis pada jaminan saham.
Di sisi lain, saham FILM sejak awal pekan tercatat menguat sebesar 8,11% ke posisi 7.000. Namun demikian, dalam kurun waktu satu bulan terakhir, harga saham tersebut telah terkoreksi 43,2% dari level 12.325.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.