IHSG Dibuka Menguat ke 8.304, BUMI, PTRO dan ANTM Pimpin Penguatan di Zona Hijau

Saham News - Diposting pada 12 February 2026 Waktu baca 5 menit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini, Kamis (12/2/2026), di zona positif. Sejumlah saham seperti BUMI, PTRO, dan ANTM tercatat menguat pada sesi pagi. Berdasarkan data RTI Infokom, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka naik ke level 8.304,01. Sesaat setelah pembukaan, indeks bergerak dalam kisaran 8.298 hingga 8.329. Tercatat sebanyak 338 saham mengalami kenaikan, 113 saham melemah, dan 208 saham stagnan. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau mencapai Rp15.117 triliun.

 

Saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menjadi salah satu penguat dengan kenaikan 2,21% ke posisi Rp278 per saham. Selanjutnya, saham PT Petrosea Tbk. (PTRO) naik 2,81% ke level Rp7.325 per saham. Saham ANTM juga menguat 1% ke posisi Rp4.030 per saham. Selain itu, saham BRPT naik 0,44% ke Rp2.290, saham BUVA bertambah 0,77% ke Rp1.305, dan saham RATU melonjak 3,64% ke Rp6.400 per saham.

 

Tim Riset Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan tren kenaikan dan menguji area 8.350–8.400 pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Perpaduan stimulus fiskal dan peningkatan konsumsi musiman menjelang Tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2026.

 

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I/2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif tol, serta bantuan sosial. Program stimulus ini akan berlangsung selama Februari hingga Maret 2026.

 

Selain itu, sentimen positif juga berasal dari kelanjutan pembahasan antara BEI dan MSCI, yang mencakup keterbukaan pemegang saham di atas 1%, penyediaan data investor yang lebih rinci, serta perkembangan rencana peningkatan batas minimum free float dari 7,5% menjadi 15%. BEI juga berencana menerbitkan kebijakan baru berupa shareholders concentration list, yaitu daftar saham yang terindikasi memiliki tingkat kepemilikan terkonsentrasi.

Sumber: bisnis.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.