Teknologi Terkini
Waymo Akui Robotaxi Ternyata Dikendalikan Manusia di Filipina, Ini Faktanya
/index.php
Saham News - Diposting pada 12 February 2026 Waktu baca 5 menit
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Rabu (11/2) di zona positif dengan kenaikan sebesar 1,96% ke posisi 8.290,97.
Penguatan indeks terutama ditopang oleh lonjakan saham BRPT yang naik 12,32%, disusul TLKM yang menguat 3,82% dan CUAN yang melesat 17,38% sebagai penggerak utama kenaikan. Di sisi lain, tekanan terjadi pada saham CASA yang terkoreksi 8,58%, BMRI turun 1,47%, serta ASII melemah 1,46% sebagai penahan laju indeks.
Investor asing tercatat membukukan aksi jual bersih senilai Rp366,64 miliar di pasar reguler dan total Rp526,64 miliar di seluruh pasar.
Secara sektoral, 10 dari 11 sektor ditutup di zona hijau. Sektor Energy mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 5,95%, sementara sektor Finance menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi dengan penurunan 0,49%.
Pasar saham domestik berpeluang mendapat sentimen positif menyusul hasil pertemuan antara otoritas bursa dan MSCI. Hal ini tercermin dari kenaikan ETF EIDO sebesar 1,92% serta penguatan MSCI Indonesia sebesar 1,32% pada perdagangan sebelumnya.
Dari sisi kebijakan, Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyampaikan rencana penerbitan shareholders concentration list atau daftar saham dengan kepemilikan terpusat untuk meningkatkan transparansi dan integrasi pasar, dengan mengacu pada praktik yang diterapkan Bursa Hong Kong.
BEI juga tengah mempertimbangkan pembukaan data investor dengan kepemilikan di atas 1,00% tanpa batas maksimum 5,00%, serta memperluas klasifikasi investor menjadi 28 subkategori. Kebijakan ini ditargetkan mulai berlaku pada akhir Februari atau awal Maret, sementara metode perhitungan konsentrasi kepemilikan masih dalam tahap pengkajian.
Dari sisi korporasi, Multitrend Indo (BABY) mengumumkan rencana akuisisi distributor mainan Emway Globalindo (EGI) dengan nilai transaksi Rp269,99 miliar.
Aksi korporasi tersebut akan dilakukan melalui penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) I yang dikombinasikan dengan fasilitas pinjaman perbankan. BABY berencana menerbitkan 238,60 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp590 per saham.
Sebanyak 220,34 juta saham akan dialokasikan untuk inbreng saham EGI senilai Rp143,00 miliar atau setara dengan 48,00% kepemilikan yang disetorkan oleh pemegang saham pengendali, Blooming Years Pte. Ltd. (BY). Sementara sisa dana HMETD sekitar Rp139,99 miliar akan digunakan untuk pembelian tunai 52,00% saham EGI dari BY, dengan tambahan dukungan pembiayaan dari Bank CIMB Niaga.
Rekomendasi saham hari ini dari Mega Capital Sekuritas adalah sebagai berikut:
BRPT – Buy di 2250–2280 | Target Price 2340–2390 | Stop Loss 2120
TLKM – Buy di 3500–3530 | Target Price 3600–3700 | Stop Loss 3530
MBMA – Buy di 710–720 | Target Price 745–765 | Stop Loss 670
RAJA – Buy di 4760–4780 | Target Price 4900–5050 | Stop Loss 4470
INET – Buy di 372–378 | Target Price 392–406 | Stop Loss 348
Seluruh analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini disajikan sebagai informasi dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing. Selamat berinvestasi dengan bijak.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.