Bisnis | Ekonomi
Surplus Dagang September Diperkirakan Menyusut saat Impor Menguat
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 02 November 2026 Waktu baca 5 menit
Inflasi Oktober diperkirakan melambat, tetapi angka yang tersedia sebelum rilis resmi masih berupa estimasi. Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro memperkirakan inflasi bulanan 0,19% dan inflasi tahunan 3,19%, lebih rendah daripada realisasi September yang masing-masing 0,30% dan 3,28%. BCA memberi perkiraan berbeda: 0,14% secara bulanan dan 3,14% secara tahunan.
Pada kelompok pangan bergejolak, Mandiri memperkirakan inflasi bulanan turun menjadi 0,80% dari 1,46% pada September. Laporan mengaitkan perlambatan tekanan dengan kontribusi inflasi cabai yang mereda, sementara daging ayam dan telur diperkirakan mengalami deflasi. Perubahan harga pangan dapat berbeda antarwilayah dan komoditas, sehingga perkiraan kelompok ini tidak menggambarkan pengalaman setiap rumah tangga secara seragam.
Tekanan inti juga diproyeksikan relatif terkendali. Mandiri memperkirakan inflasi inti 0,08% secara bulanan dan 2,52% tahunan, serta menyebut harga emas perhiasan memberi kontribusi deflasi 0,03 poin persentase. BCA memperkirakan inflasi inti 0,04% bulanan dan 2,47% tahunan. Mandiri Spending Index yang dikutip dalam laporan tercatat berkontraksi 0,1% secara bulanan, memberi konteks tambahan mengenai belanja masyarakat.
Perbedaan estimasi Mandiri dan BCA menunjukkan bahwa proyeksi belum dapat diperlakukan sebagai angka final. BPS dijadwalkan mengumumkan data resmi pada siang 2 November. Setelah rilis, perbandingan dengan perkiraan akan membantu melihat apakah perlambatan terjadi secara luas atau hanya pada komponen tertentu.
Sumber: Bisnis.com, Surya Dua Artha Simanjuntak, 1 November 2026. Angka di atas adalah proyeksi analis yang dikutip media, bukan hasil resmi BPS.
Sumber: https://ekonomi.bisnis.com/read/20261101/9/2017303/harga-beras-hingga-emas-turun-inflasi-oktober-2026-diproyeksikan-melambat
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.